- Artis Ruben Onsu diduga menjadi korban penipuan bisnis mukena oleh rekan bisnisnya, Philipus Suprihatin, hingga miliaran rupiah.
- Ruben telah mentransfer uang senilai Rp5,5 miliar ke rekening pribadi pelaku dan rekening perusahaan atas janji kerja sama.
- Hingga melewati momen Lebaran, produksi mukena tidak terealisasi dan pelaku kini menghilang tanpa memberikan pertanggungjawaban kepada korban.
Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari Ruben Onsu. Artis 41 tahun ini diduga menjadi korban penipuan rekan bisnisnya.
Kasus ini muncul setelah Ruben Onsu mengunggah sebuah foto seseorang di Instagram. Sosok tersebut adalah rekan bisnisnya, Philipus Suprihatin.
Lelaki tersebut menawarkan kerjasama untuk bisnis mukena di momen Ramadhan. Namun, rencana tersebut tidak terealisasi hingga saat ini.
Awal mula perkenalan Ruben Onsu dan Philipus Suprihatin
Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu menjelaskan awal kerjasama terjadi. Sang artis, dikenalkan oleh temannya.
"Ruben dikenalkan oleh temannya ke seseorang yang bernama Philipus Suprihatin itu yang ada dalam postingannya Ruben," ujar Minola Sebayang ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 21 April 2026.
Philipus Suprihatin menjanjikan akses ke perusahaan besar, PT Venteny Fortuna Indo.
"Philipus ini mengatakan bahwa dia bisa mengenalkan atau menjadi jembatan bagi Ruben dengan sebuah PT, nama PT-nya itu PT Venteny Fortuna Indo,” imbuh Minola.
Ruben Onsu jelas sangat antusias dengan rencana tersebut. Mengingat momen Ramadan sesuai dengan barang yang diproduksi.
Baca Juga: Ruben Onsu Buru Penipu yang Bikin Perusahaannya Rugi Besar
"Ruben berpikir bahwa memproduksi mukena itu salah satu bisnis yang mungkin akan bisa menghasilkan, ya momentumnya tepat," tutur sang pengacara.
Philip mulai meminta uang
Setelah terjalin komunikasi, Philipus Suprihatin meminta uang ke Ruben Onsu.
Katanya, ini menjadi prosedur pabrik yang jika ingin memproduksi barang, harus membayar uang muka.
Tak berhenti sampai di situ, Philipus juga meminta biaya tambahan untuk keperluan menjamu pihak-pihak terkait.
"Untuk mencari pabrik dengan harga yang bagus, dia memerlukan beberapa biaya untuk entertain," ujar Minola lagi.
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Buru Penipu yang Bikin Perusahaannya Rugi Besar
-
Egi Fazri Si Peniru Vidi Aldiano Klaim Anak Aditya Gumay, Ruben Onsu Balas Menohok
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Betrand Peto Kini Bersama Ruben Onsu, Ungkap Pengakuan Jujur Selama Bareng Sarwendah
-
Ruben Onsu dan Betrand Peto Bakal Pindah ke Belanda
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone
-
Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4
-
BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini
-
Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan
-
Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman
-
IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk
-
Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar
-
MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game
-
Ada Aset Diduga Berasal dari Dana Lender PT Dana Syariah Indonesia, 32 Pihak Diperiksa
-
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?