Entertainment / Gosip
Selasa, 21 April 2026 | 20:13 WIB
Ini kronologi Ruben Onsu mengalami kerugian hingga Rp5,5 miliar akibat bisnis mukena. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Artis Ruben Onsu diduga menjadi korban penipuan bisnis mukena oleh rekan bisnisnya, Philipus Suprihatin, hingga miliaran rupiah.
  • Ruben telah mentransfer uang senilai Rp5,5 miliar ke rekening pribadi pelaku dan rekening perusahaan atas janji kerja sama.
  • Hingga melewati momen Lebaran, produksi mukena tidak terealisasi dan pelaku kini menghilang tanpa memberikan pertanggungjawaban kepada korban.

Karena rasa percaya yang tinggi, Ruben Onsu pun menuruti permintaan tersebut dan melakukan transfer berkali-kali.

Aliran dana tersebut diketahui masuk ke dua nomor rekening yang berbeda sesuai instruksi pelaku.

"Satu ke rekening pribadinya Philipus sendiri, satu ke rekening PT Venteny Fortuna Indo," kata Minola Sebayang.

Pembagian nilai investasi

Dalam kerjasama ini, tertera juga dokumen perjanjian. Nilai kontrak yang disepakati pun terbilang besar yakni Rp5,5 miliar.

"Komposisinya kalau enggak salah 60-40, Ruben sudah melaksanakan kewajiban-kewajibannya. Dia mentransfer uang baik untuk kepentingan entertain ke rekening pribadi Philipus ini maupun ke rekening PT yang diminta," ujar Minola Sebayang.

Tidak ada produksi mukena hingga Lebaran

Sangat disayangkan, hingga Lebaran berlalu, produk mukena yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi. 

Berdasarkan penelusuran, uang yang dikirimkan Ruben ternyata tidak pernah diteruskan ke pihak pabrik konveksi.

Baca Juga: Ruben Onsu Buru Penipu yang Bikin Perusahaannya Rugi Besar

Kondisi ini tentu saja berimbas buruk pada manajemen keuangan Ruben Onsu. Rencana bisnis yang sudah disusun rapi menjadi berantakan dan menimbulkan kekacauan pada siklus perputaran uang.

"Harusnya uang itu bisa digunakan untuk kepentingan yang lain, namun saat ini uang itu menjadi uang yang hilang," ucap Minola.

Saat Ruben mencoba melakukan komplain dan meminta pertanggungjawaban, Philipus justru menghilang tanpa kabar. 

Nomor telepon yang biasa digunakan untuk berkomunikasi pun kini sudah tidak aktif lagi dan tidak bisa dihubungi.

"Bukan menjelaskan, bukan mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukan oleh Philipus ini, malah Philipusnya ini tidak bisa dihubungi lagi," tutur Minola Sebayang.

Load More