- Artis Ruben Onsu diduga menjadi korban penipuan bisnis mukena oleh rekan bisnisnya, Philipus Suprihatin, hingga miliaran rupiah.
- Ruben telah mentransfer uang senilai Rp5,5 miliar ke rekening pribadi pelaku dan rekening perusahaan atas janji kerja sama.
- Hingga melewati momen Lebaran, produksi mukena tidak terealisasi dan pelaku kini menghilang tanpa memberikan pertanggungjawaban kepada korban.
Karena rasa percaya yang tinggi, Ruben Onsu pun menuruti permintaan tersebut dan melakukan transfer berkali-kali.
Aliran dana tersebut diketahui masuk ke dua nomor rekening yang berbeda sesuai instruksi pelaku.
"Satu ke rekening pribadinya Philipus sendiri, satu ke rekening PT Venteny Fortuna Indo," kata Minola Sebayang.
Pembagian nilai investasi
Dalam kerjasama ini, tertera juga dokumen perjanjian. Nilai kontrak yang disepakati pun terbilang besar yakni Rp5,5 miliar.
"Komposisinya kalau enggak salah 60-40, Ruben sudah melaksanakan kewajiban-kewajibannya. Dia mentransfer uang baik untuk kepentingan entertain ke rekening pribadi Philipus ini maupun ke rekening PT yang diminta," ujar Minola Sebayang.
Tidak ada produksi mukena hingga Lebaran
Sangat disayangkan, hingga Lebaran berlalu, produk mukena yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi.
Berdasarkan penelusuran, uang yang dikirimkan Ruben ternyata tidak pernah diteruskan ke pihak pabrik konveksi.
Baca Juga: Ruben Onsu Buru Penipu yang Bikin Perusahaannya Rugi Besar
Kondisi ini tentu saja berimbas buruk pada manajemen keuangan Ruben Onsu. Rencana bisnis yang sudah disusun rapi menjadi berantakan dan menimbulkan kekacauan pada siklus perputaran uang.
"Harusnya uang itu bisa digunakan untuk kepentingan yang lain, namun saat ini uang itu menjadi uang yang hilang," ucap Minola.
Saat Ruben mencoba melakukan komplain dan meminta pertanggungjawaban, Philipus justru menghilang tanpa kabar.
Nomor telepon yang biasa digunakan untuk berkomunikasi pun kini sudah tidak aktif lagi dan tidak bisa dihubungi.
"Bukan menjelaskan, bukan mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukan oleh Philipus ini, malah Philipusnya ini tidak bisa dihubungi lagi," tutur Minola Sebayang.
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Buru Penipu yang Bikin Perusahaannya Rugi Besar
-
Egi Fazri Si Peniru Vidi Aldiano Klaim Anak Aditya Gumay, Ruben Onsu Balas Menohok
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Betrand Peto Kini Bersama Ruben Onsu, Ungkap Pengakuan Jujur Selama Bareng Sarwendah
-
Ruben Onsu dan Betrand Peto Bakal Pindah ke Belanda
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Sunscreen Moell untuk Usia Berapa? Cek Klaim, Harga, dan Review Pembeli
-
UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan
-
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp30 Jutaan, Selain Fitur AI Ada Apa Lagi?
-
Resmi Meluncur, Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8 Meluncur, AI Ubah Masa Depan HP Lipat
-
Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan
-
Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan
-
Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus
-
IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA
-
Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar
-
Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat