- Mhurny R Ratu memviralkan tuduhan bahwa anak angkat orang tuanya, Tina, pergi tanpa berpamitan setelah wisuda di Palu.
- Keluarga angkat merasa kecewa karena telah membiayai pendidikan Tina selama bertahun-tahun dengan penuh pengorbanan tenaga serta materi.
- Ibu kandung Tina membantah tuduhan tersebut dan mengklaim anaknya mengalami eksploitasi serta tekanan selama tinggal bersama keluarga angkat.
Menurutnya, Tina tidak hidup dengan nyaman, melainkan kerap diperlakukan seperti pembantu rumah tangga. Ia menyebut anaknya harus mengerjakan berbagai pekerjaan rumah, mulai dari mencuci pakaian hingga mengurus kebutuhan keluarga.
“Sekarang Tina terbebas menjadi babu kamu. Kau tidak ingatkah Tina yang cuci pakaianmu, suamimu, dan anak-anakmu,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan Tina hingga sarjana bukan sepenuhnya hasil bantuan keluarga angkat, melainkan karena beasiswa yang didapatkan.
Bahkan, ia menuding sebagian dana beasiswa tersebut kerap diminta oleh pihak keluarga angkat.
Lebih lanjut, ibu kandung Tina menjelaskan bahwa keputusan anaknya untuk pergi tanpa berpamitan dilatarbelakangi rasa tertekan dan kelelahan yang sudah lama dipendam.
Tina disebut merasa takut dan memilih pergi sebagai jalan keluar dari situasi tersebut.
“Dia merasa tertekan dan takut, makanya memilih pergi. Dia sudah capek,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan bahwa selama bertahun-tahun, Tina harus menjalani kehidupan yang berat, termasuk berjalan kaki ke sekolah dan hanya diberi uang jajan dalam jumlah sangat terbatas.
Semua itu, menurutnya, merupakan bentuk “bayaran” atas bantuan yang diberikan keluarga angkat.
Baca Juga: Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek
Perbedaan versi cerita ini pun membuat warganet terbelah. Sebagian bersimpati kepada keluarga angkat yang merasa dikhianati, sementara lainnya justru membela Tina setelah mendengar penjelasan dari ibu kandungnya.
Hingga kini, kisah tersebut masih menjadi perbincangan hangat dan memunculkan diskusi lebih luas tentang hubungan anak angkat, tanggung jawab, serta batas antara bantuan dan eksploitasi.
Berita Terkait
-
Viral Kisah Haru Pemilik Bengkel Bantu Pejuang Kerja, Ujungnya Sama-Sama Nangis
-
Berani Kritik Pedas Sherly Tjoanda, Siapa Nazlatan Ukhra?
-
Lirik Lagu 'Siti Mawarni' yang Sindir 'Bekingan' Bandar Narkoba
-
Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan