Entertainment / Music
Senin, 27 April 2026 | 11:51 WIB
Film dokumenter Travis Barker dirilis tahun ini. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Film Travis Barker: Louder Than Fear akan tayang tahun ini di Hulu dan Disney+, mengungkap sisi emosional sang drumer di luar panggung musik.
  •  Fokus utama cerita adalah perjalanan Barker mengatasi PTSD dan ketakutan terbang pasca-kecelakaan pesawat tragis pada 2008.
  • Film ini menyoroti peran keluarga (Kourtney Kardashian) dalam kesembuhannya, serta pengaruh besar Barker sebagai ikon punk rock dan pengusaha sukses.

Suara.com - Tahun ini, para penggemar musik di seluruh dunia, akan mendapatkan akses eksklusif ke dalam sisi paling personal musisi legendaris Travis Barker lewat film dokumenter terbaru berjudul Travis Barker: Louder Than Fear.

Melansir The Music, Senin, 27 April 2026, film tersebut bakal tayang di platform Hulu dan Disney+ untuk pasar internasional. Film ini disebut menjanjikan sebuah narasi yang jauh lebih dalam ketimbang sekadar dokumentasi konser.

Deadline melaporkan, dokumenter ini akan menyoroti perjalanan drumer Blink 182 itu yang digambarkan sebagai "perjalanan yang mentah dan menebus kesalahan". Titik balik utama dalam hidup Barker adalah ketika ia mengalami kecelakaan pesawat pada 2008 yang nyaris merenggut nyawanya.

Kecelakaan tersebut meninggalkan luka fisik dan psikologis yang hebat. Selama bertahun-tahun, Barker menolak untuk terbang dan menderita trauma berat (PTSD).

Namun, berkat dukungan orang-orang terdekatnya, termasuk istrinya Kourtney Kardashian, Barker akhirnya berani kembali ke angkasa untuk melanjutkan karier musiknya.

Dokumenter ini tidak hanya menampilkan Barker sebagai "mesin drum" Blink-182, tetapi juga sebagai sosok yang kompleks. Film ini akan mendalami garis tipis antara "bertahan hidup dan menyerah" yang dialami Barker selama masa-masa terkelam dalam hidupnya.

Travis Barker: Louder Than Fear digarap oleh duet sutradara Justin Krook dan Michael Dwyer. Produksinya dipimpin oleh Matthew Weaver dan Nick Stern dari Media Weaver Entertainment, dengan dukungan eksekutif dari tokoh industri musik seperti Lawrence Vavra dan John Janick.

Personel Blink 182 Travis Barker (kiri) dan Mark Hoppus. (AFP)

Selain menampilkan Barker sendiri, film ini juga akan menghadirkan testimoni dari para kolaborator musiknya, ikon-ikon punk rock, serta orang-orang terkasih.

Ini akan memberikan perspektif 360 derajat tentang pengaruh Barker dalam genre pop-punk dan bagaimana ia bertransformasi menjadi pengusaha sukses melalui label DTA Records dan brand Famous Stars and Straps.

Baca Juga: Sebuah Mahakarya Dokumenter: A Gorilla Story Jadi Warisan David Attenborough di Rimba Rwanda

Load More