- NDX AKA disomasi Rp1,7 miliar karena mengajak penonton melakukan refund tiket secara terbuka di media sosial.
- Promotor menganggap komentar NDX AKA merusak citra profesionalisme mereka dan memicu kegaduhan calon penonton.
- Selain somasi ganti rugi, pihak promotor telah melaporkan kasus ini ke unit Siber Polda terkait dugaan ujaran kebencian.
Atas kehebohan tersebut, penyelenggara menghadapi kerugian yang tidak sedikit. Inilah yang membuat pihaknya melayangkan somasi ke NDX AKA minta ganti rugi miliaran rupiah.
"Total 1,7 M (ganti rugi)," kata Handrianus.
Nilai tersebut bukan tanpa sebab. Hal ini karena acara tersebut melibatkan banyak pihak, belum lagi penggemar yang mengajukan refund.
"Itu perkiraan kerugian. Karena kita harus refund, ada dengan sponsor, vendor, artis," tuturnya.
Bahkan karena adanya kehebohan ini, penyelenggara tak menutup kemungkinan melakukan pembatalan acara.
"Dengan adanya seperti ini, hampir dikatakan 80 persen batal. Karena sudah cukup tidak kondusif," terangnya.
Somasi telah dilayangkan dan dilanjutkan dengan pelaporan ke pihak berwajib.
"Hari Minggunya kami lapor. Kami bikin pengaduan ke Cyber Polda, Unit Cyber," tegas Handrianus.
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan ujaran kebencian atau hate speech yang diunggah di ranah digital.
Baca Juga: NDX AKA Beri Kejutan di Pembukaan Big Bang Festival 2025, Ada Pesan Buat Kalcer 'Kalangan Cerai'
Ajakan refund secara terbuka dianggap sebagai provokasi yang merusak citra profesionalisme promotor.
Berita Terkait
-
Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026
-
Sentuh 3 Digit Sebulan, Intip Tarif Manggung Grup Musik NDX AKA dan Sabyan Gambus
-
Pendidikan-Karier Yonanda Frisna Damara, Vokalis NDX AKA Dikecam usai Dinilai Rendahkan Perempuan
-
Segini Tarif Manggung NDX AKA: Viral Rendahkan Perempuan Saat Konser di UGM, Tuai Kecaman
-
NDX AKA Tuai Kecaman, Sindir Cewek Murahan Hingga Check in di Hotel Saat Manggung di UGM
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan