- Kimberly Ryder berperan sebagai Farah, bos perusahaan PR yang tegas dan mandiri dalam serial Ikhlas Paling Serius.
- Kimberly memanfaatkan karakter yang suka marah-marah tersebut untuk meluapkan emosi dan kepenatan dari kehidupan pribadinya.
- Selain akting Kimberly, serial ini mengedepankan tema pentingnya keikhlasan untuk menyelesaikan masalah dan melanjutkan hidup.
Suara.com - Kimberly Ryder siap menjadi CEO berkarakter galak dalam series Ikhlas Paling Serius. Tayang di VIU, ia akan beradu akting dengan Omar Daniel.
Di serial ini, Kimberly Ryder berperan sebagai Farah, bos dari sebuah perusahaan PR. Ia digambarkan sebagai CEO galak, mandiri dan berpenampilan sangat modis.
Di balik sikap tegas dan suka marah-marah yang dimiliki karakternya, Kimberly Ryder merasa sangat diuntungkan.
Ia menganggap peran tersebut sebagai tempat pelampiasan dari rasa lelah di kehidupan nyatanya.
"Ini tuh kayak pelampiasan mengeluarkan emosi. Hal yang bikin pusing, dikeluarkan lewat marah-marahnya Farah," kata Kimberly Ryder ditemui di Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 29 April 2026.
Oleh karena itu, ia merasa sangat senang bisa meluapkan semua kepenatan secara legal lewat akting di depan kamera.
"Sebagai perempuan multiperan, pasti menemukan hectic yang punya emosi terselubung. Terus tiba-tiba dapat karakter Farah, wah itu kayak bonus," jelasnya.
Kimberly Ryder juga tak menemukan hambatan dalam proses syuting series Ikhlas Paling Serius.
Apa yang dirasakan Kimberly senada dengan Omar Daniel.
Baca Juga: Profil Luvita Ho, Chef Asal Indonesia Bintangi Bite Me Sweet VIU
"Happy banget, apalagi kita dibantu sama mas Fajar (sutradara) untuk mengarahkan kita tentang karakter ini mau dibawa seperti apa," jelasnya.
Selain itu, Omar Daniel juga merasa pesan dalam series ini penting untuk disebarkan. Bahwa ikhlas diperlukan agar seseorang bisa melanjutkan hidup.
"Film ini benar-benar mengajarkan tentang keikhlasan. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa keikhlasan itu adalah faktor penting untuk kita bisa melalui sebuah masalah, untuk sembuh, untuk bisa berkembang. Jadi itu sih karena ada poin positif yang bisa diambil," katanya.
Berita Terkait
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama
-
Bukan Instan, Kimberly Ryder Ungkap Perjuangan Lewati Fase Marah hingga Ikhlas Lepas Edward Akbar
-
5 Film dan Drakor Terbaru yang Tayang di Viu November 2025, Ada Taxi Driver 3
-
Sinopsis Taxi Driver 3: Balas Dendam Kim Do Ki Makin Ganas!
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Shin's Project, Drakor Baru Han Suk Kyu Tayang di Vidio
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung