Entertainment / Film
Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB
Hanung Bramantyo menegaskan pekerja kreatif tidak berhak mencari tahu sumber pendanaan. (Instagram/@hanungbramantyo)

Suara.com - Hanung Bramantyo ikut mengomentari kabar tentang produser film Agung Winarno yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Kejaksaan Agung menetapkan Agung sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang.

Film yang diproduseri Agung Winarno adalah Sang Pengadil dengan dana sekitar Rp4,5 miliar.

Sebagai seorang sutradara, Hanung Bramantyo menilai pekerja kreatif hanya bertanggung jawab membuat sebuah karya.

"Ketika ada pemodal tertarik pada proposal karyanya, pekerja kreatif film tidak punya hak menanyakan sumber dana tersebut," komentar Hanung pada Rabu, 29 April 2026.

Hal itu menurut Hanung Bramantyo juga tercantum dalam kontrak perjanjian kerja.

"Dalam perjanjian kerja pun sudah dicantumkan pasal : pihak kedua (pekerja kreatif) tidak berhak mengetahui sumber dana investasi," lanjut Hanung.

"Karena itu tak berwenang dituntut pidana jika sumber dana pihak pertama dipersoalkan oleh hukum," imbuh suami Zaskia Adya Mecca tersebut.

Baca Juga: Ip Man: Kungfu Master Malam InI, saat Sang Guru Harus Melepas Seragam Polisi demi Melawan Penjajah

Melalui kasus ini, Hanung Bramantyo mengingatkan para pekerja kreatif untuk lebih mempertegas perjanjian kerja saat seseorang akan berinvestasi ke film.

"Tentukan batas jelas antara kreatif dan administratif (tax,cashflow, permit, dsb) antara pihak pemodal dan pekerja kreatif," tegas Hanung.

Film Sang Pengadil (Instagram)

"Yang terpenting, buatlah film yang bagus, cerdas yang dipromosikan dengan tepat sasaran," pungkasnya.

Sebagai informasi, kasus Agung Winarno berkaitan dengan suap pengurusan perkara oleh mantan pejabat Mahkamah Agung, Zarof Ricar.

Agung diduga membantu meyamarkan hasil kejahatan, salah satunya dengan mendanai film Sang Pengadil.

Tayang pada 2024, Sang Pengadil merupakan film garapan Girry Pratama dan Jose Poernomo yang dibintangi Arifin Putra dan Prisia Nasution.

Load More