- Film Indonesia seperti Pangku, Mertua Ngeri Kali, dan Dopamine mendominasi daftar tontonan dengan genre yang beragam, mulai dari drama sosial hingga komedi.
- Pekan ini diwarnai oleh debut penyutradaraan Reza Rahadian di film Pangku serta kembalinya Cillian Murphy dalam sekuel horor legendaris 28 Years Later.
- Penonton disuguhkan pilihan tontonan yang luas, mencakup aksi survival internasional di Apex hingga isu rumah tangga
Namun, perjalanan penyembuhan diri itu berubah menjadi mimpi buruk saat ia bertemu dengan seorang pembunuh licik yang menganggapnya sebagai mangsa.
Film ini dibintangi Charlize Theron, Taron Egerton, Eric Bana dan disutradarai .
Baltasar Kormákur.
Sementara itu, fakta menariknya adalah sutradara Baltasar Kormákur dikenal lewat film-film bertahan hidup seperti Everest dan Adrift.
Kehadiran Charlize Theron sebagai pemeran utama menjamin akting fisik yang luar biasa, mengingat rekam jejaknya di film aksi.
3. 28 Years Later: The Bone Temple
Setelah penantian puluhan tahun, sekuel dari waralaba zombie ikonik ini akhirnya tiba dan langsung melesat ke posisi puncak daftar tontonan.
Film ini mengambil latar waktu jauh setelah wabah awal, Dr. Kelson menemukan dirinya berada dalam hubungan baru yang mengejutkan dengan konsekuensi yang bisa mengubah tatanan dunia.
Di sisi lain, Spike harus menghadapi teror saat pertemuannya dengan Jimmy Crystal berubah menjadi mimpi buruk yang tak terhindarkan.
Film ini dibintangi Ralph Fiennes, Aaron Taylor-Johnson, Cillian Murphy, Jodie Comer dan disutradarai Nia DaCosta.
Baca Juga: Netflix Akhiri Kerjasama dengan Sutradara Sabrina Rochelle, Bagaimana Nasib Series Rapijali
Fakta menariknya, film tersebut menandai Cillian Murphy kembali ke franchise ini, memberikan nostalgia bagi penggemar film aslinya (28 Days Later).
Film ini mengeksplorasi bagaimana masyarakat berevolusi di tengah ancaman yang belum benar-benar hilang.
4. Mertua Ngeri Kali
Genre drama komedi keluarga selalu memiliki tempat di hati penonton Indonesia. Mertua Ngeri Kali mengangkat isu klasik perselisihan antara menantu dan mertua dengan sentuhan yang lebih modern dan relatable.
Film ini menceritakan kehidupan seorang penulis skenario sinetron berubah menjadi drama nyata saat ibu mertuanya yang sosialita dan dominan memutuskan untuk pindah ke rumahnya.
Konflik ego dan perbedaan gaya hidup mencapai puncaknya hingga sebuah krisis memaksa mereka memilih, yaitu tetap pada harga diri masing-masing atau bersatu demi keluarga.
Film ini dibintangi Corla Cynthia (Bunda Corla), Dimas Anggara, Naysila Mirdad, Gita Bhebhita.
Fakta menariknya, kehadiran Bunda Corla memberikan warna komedi yang unik dan spontan. Banyak penonton merasa film ini sangat dekat dengan kehidupan rumah tangga di Indonesia.
5. Dopamin
Menutup daftar lima besar, Dopamine hadir sebagai drama psikologis yang mempertanyakan moralitas manusia saat terdesak oleh kebutuhan ekonomi.
Film ini menceritakan pasangan muda yang terjerat hutang dan ancaman pengusiran dari tempat tinggal mereka mengalami sebuah peristiwa tak terduga yang menjanjikan kekayaan instan.
Namun, "keberuntungan" tersebut menuntut harga yang sangat mahal, mengubah hidup dan kepribadian mereka secara drastis.
Film ini dibintangi Angga Yunanda, Shenina Cinnamon, Anjasmara, Teuku Rifnu Wikana dan disutradarai Teddy Soeriaatmadja.
Fakta menariknya, film ini kembali mempertemukan pasangan nyata Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon sebagai pemeran utama.
Sutradara Teddy Soeriaatmadja dikenal dengan gaya penyutradaraan yang kuat pada pendalaman karakter, menjadikan Dopamine lebih dari sekadar drama biasa.
Berita Terkait
-
Ada KJ Apa, Netflix Umumkan Jajaran Pemain Serial Myron Bolitar
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir
-
Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026
-
Menelisik Lebih Dalam Series Human Vapor, Bisakah Korban Disebut Monster?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur