- Mercusuar Films dan Digital Frame Production merilis film horor Juminten Edan yang dijadwalkan tayang tahun 2026 mendatang.
- Film garapan sutradara Dedy Mercy dan Jonathan Ozoh ini mengisahkan teror psikologis seorang perempuan disabilitas bernama Juminten.
- Cerita berfokus pada konflik masa lalu dan trauma kelam yang menimpa Juminten sekembalinya ke pulau terpencil asalnya.
Memerankan tokoh tunawicara menjadi tantangan besar bagi aktris muda Meisya Amira.
Tanpa dialog verbal, ia harus mampu menyampaikan emosi yang kompleks hanya melalui gestur dan ekspresi wajah.
"Aku belajar bahasa isyarat bersama coach khusus dari proses reading sampai syuting. Tantangan terbesarnya adalah menjaga emosi tetap hidup tanpa kata-kata," kata Meisya.
"Aku harus benar-benar membawa trauma Juminten ke dalam setiap adegan agar setiap tatapan mata terasa jujur bagi penonton," imbuhnya.
Di sisi lain, aktor Dimas Aditya yang berperan sebagai Manto (suami Juminten), memberikan bumbu romansa yang tragis.
Manto digambarkan sebagai sosok suami yang terjebak di antara rasa cinta yang mendalam dan ketakutan luar biasa melihat perubahan sang istri.
"Cinta bisa mengalahkan apa saja, bahkan ketakutan sekalipun," tutur Dimas mengenai karakter yang ia mainkan.
Deretan Pemain dan Jadwal Tayang
Selain Meisya Amira dan Dimas Aditya, film ini juga diperkuat oleh aktor-aktor kawakan seperti Anne J Coto, Kukuh Prasetyo, Deden Bagaskara, dan Bambang Oeban.
Baca Juga: Salmokji: Whispering Water Sukses Puncaki Box Office 21 Hari Berturut-turut
Sederet nama lain seperti Wina Marrino, Sharon Jovian, hingga Teguh Julianto juga turut memperkaya dinamika ketegangan di pulau terpencil tersebut.
Dengan pendekatan horor psikologis yang bertumpu pada kekuatan karakter dan isu disabilitas, Juminten Edan diprediksi akan menjadi salah satu film yang paling dinantikan.
Siapkan keberanian Anda, karena teror dari masa lalu Juminten dijadwalkan menghantui layar bioskop pada 2026 ini.
Berita Terkait
-
Salmokji: Whispering Water Sukses Puncaki Box Office 21 Hari Berturut-turut
-
Tembus 2 Juta Penonton dan Tayang di 86 Negara, 'Ghost in the Cell' Buktikan Magis Joko Anwar
-
Panggonan Wingit: Teror Hotel Tua di Semarang yang Mengancam Nyawa, Malam Ini di ANTV
-
Sidney Prescott Terancam Lagi! SCREAM 7 dan Deretan Film Epik Siap Guncang Layar
-
Bangkit dari Trauma, Karina Suwandi Kembali ke Horor Lewat Tumbal Proyek
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Ahmad Dhani Beri Bocoran Jelang Persalinan Alyssa Daguise: Siapkan Kolam Renang untuk Cucu Pertama
-
RAN Bawakan Full Setlist J-Rocks di OTW Pestapora, Aransemen Baru Bikin Penonton Pecah
-
Sertifikatnya Dicabut, Apakah Status Mualaf Richard Lee Gugur? Ini Penjelasan Ustaz
-
Inilah Tampang Kiai di Pati yang Diduga Cabuli 50 Santri hingga Hamil
-
Didukung Andra Ramadhan, Zendhy Kusuma Kian Bersinar di Panggung Musik Indonesia
-
Hammersonic 2026 Sukses Digelar, Padukan Musik Keras dengan Estetika Visual Megah
-
Klaim Ada Orang Ketakutan, Ahmad Dhani Murka Akun Instagramnya Hilang: Tim Sedang Mencari Dalangnya
-
Tiba di Polres Jaksel, ART Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan Erin Mantan Istri Andre Taulany
-
Dari Mi Instan Hingga Latihan Brutal, Fakta di Balik Film Mortal Kombat II Terungkap di Jakarta
-
J-Rocks Bawakan Lagu RAN Versi Rock di OTW Pestapora: Mohon Maaf Diacak-acak