Entertainment / Music
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB
Band asal Bandung, Sembilan Tera merilis mini album bertajuk Sementara Itu. [dokumentasi pribadi]
Baca 10 detik
  • Grup musik Sembilan Tera asal Bandung resmi merilis mini album perdana bertajuk Sementara Itu pada Mei 2026.
  • Mini album tersebut berisi lima lagu yang mengangkat tema keresahan manusia serta emosi mendalam tentang ketidakpastian hidup.
  • Karya ini diharapkan menjadi ruang aman bagi pendengar untuk menerima kerapuhan dan berdamai dengan luka emosional mereka.

Suara.com - Di balik riuhnya panggung kafe dan gemerlap lampu kota Bandung, lahir sebuah narasi tentang kejujuran emosional.

Sembilan Tera, unit musik yang baru terbentuk pada Juni 2025, resmi memperkenalkan diri ke industri musik independen lewat mini album (EP) perdana mereka bertajuk Sementara Itu pada Mei 2026.

Bukan sekadar mengejar nada yang catchy atau lirik cinta yang klise, Sembilan Tera justru memilih menyelami sisi gelap manusia: keresahan, rasa kehilangan, hingga kehampaan yang kerap disembunyikan di balik senyum palsu.

Ruang Aman untuk Menjadi Rapuh

Mini album ini lahir dari keresahan Arie Axara (drum/penulis lagu) yang melihat fenomena "baik-baik saja" di tengah masyarakat.

Band asal Bandung, Sembilan Tera merilis mini album bertajuk Sementara Itu. [dokumentasi pribadi]

Bersama Aditya (gitar), Ricky (bass), Eza (vokal), Angga (trombone), dan Taufik (keyboard), Sembilan Tera sepakat untuk menanggalkan topeng kesempurnaan.

"Kami tidak ingin membuat lagu yang sekadar enak didengar. Kami ingin membuat lagu yang bisa menemani orang-orang ketika sedang merasa paling sendiri," kata Arie Axara.

Bagi mereka, Sementara Itu adalah sebuah pengakuan bahwa menjadi hancur adalah bagian dari kemanusiaan.

"Kadang orang terlalu sibuk terlihat kuat sampai lupa jujur dengan dirinya sendiri. Lewat album ini, kami cuma ingin bilang bahwa merasa hancur itu manusiawi," ujarnya.

Baca Juga: Prambanan Jazz Festival 2026 Umumkan Line Up Terbaru, Ini Daftar Penampil Hari Pertama hingga Ketiga

Lima Lagu, Satu Benang Merah

EP ini merangkum lima trek yang saling berkaitan: "Luruh", "Pergi", "Akhir Cerita", "Jujur Pada Luka", dan lagu utama "Sementara Itu".

Band asal Bandung, Sembilan Tera merilis mini album bertajuk Sementara Itu. [dokumentasi pribadi]

Seluruh materi yang ditulis oleh Arie Axara ini memiliki benang merah tentang fase hidup yang menggantung, sebuah transisi menyakitkan yang penuh ketidakpastian.

Nuansa musik yang dihadirkan pun terasa sangat personal. Alih-alih memoles aransemen agar terdengar megah dan sempurna, Sembilan Tera justru menonjolkan sisi "mentah" dan rapuh.

Kehadiran instrumen trombone dari Angga memberikan warna unik yang mempertebal atmosfer emosional dalam setiap lagunya.

Dari Panggung Kafe ke Identitas Sendiri

Load More