- Dara Arafah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan penipuan umrah oleh Hanania Group di Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026).
- Dara mengembalikan uang saku sebesar Rp10 juta yang diterimanya saat berangkat umrah sebagai bentuk inisiatif pribadi tanpa paksaan.
- Dara menyoroti nasib ratusan korban penipuan jemaah umrah, terutama para lansia, yang lebih penting daripada reputasi pribadinya sendiri.
Suara.com - Selebgram Dara Arafah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus dugaan penipuan umrah Hanania Group pada Jumat (12/6/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, Dara mengambil langkah tegas dengan mengembalikan seluruh uang saku sebesar Rp10 juta yang pernah diterimanya dari pihak travel.
Dara menegaskan bahwa pengembalian uang tersebut murni merupakan inisiatif pribadinya sejak awal.
Keberangkatannya pada 2022 lalu berstatus sebagai guest star dengan sistem barter konten, tanpa menerima aliran dana promosi lainnya dari Hanania.
"Aku juga mendapatkan uang saku seperti teman-teman yang lain juga, dan sudah dengan inisiatif dan memang sudah diniatkan dari awal, memang aku mau kembalikan uang saku yang diberikan," kata Dara Arafah usai diperiksa.
Saat ditanya nominalnya, ia menyebut angka Rp10 juta. Dara juga meluruskan isu miring seputar rombongan umrahnya kala itu yang diikuti beberapa rekan selebgram, termasuk almarhumah Lula Lahfah.
"Iya betul (umrah bersama almarhumah Lula Lahfah). Cuma memang harus ditekankan ya, memang enggak semua teman-teman aku tuh mendapatkan uang saku. Jadi hanya beberapa saja," ujar Dara.
Terkait awal mula kerja sama, perempuan 26 tahun ini mengaku dihubungi langsung oleh Direktur Hanania, Ahmad Syah Farhan, via media sosial sebelum diarahkan ke manajernya.
Dara sempat menolak tawaran tersebut beberapa kali. Namun, ia akhirnya luluh karena diajak pergi bersama teman-teman dekatnya.
Baca Juga: Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!
Saat itu, Dara sama sekali tidak menaruh curiga karena Hanania mengantongi izin umrah resmi, memiliki rekam jejak yang bersih, serta banyak testimoni positif dari jemaah sebelumnya.
Meski namanya ikut terseret dalam pusaran kasus hukum ini, Dara tidak ingin terlalu meratapi kerugian reputasi pribadinya.
Ia justru menyoroti nasib pilu ratusan jemaah Hanania yang gagal berangkat, terutama para lansia.
"Nama baik ya pastinya (terganggu). Cuma menurut aku itu semua enggak sepadan sama korban dari Hanania itu sendiri yang memang dirugikan secara materi dan waktu," imbuh perempuan berhijab ini.
"Banyak yang usianya sudah tua, kakek-kakek, nenek-nenek, lansia. Jadi kalau dibilang kasihan, ya lebih kasihan mereka," tuturnya.
Pemeriksaan Dara kali ini dilakukan bersamaan dengan selebgram Sarah Gibson.
Sementara itu, rekannya yang lain, Karin Novilda alias Awkarin, belum bisa hadir karena masih berada di Australia dan akan dijadwalkan ulang oleh pihak kepolisian.
Berita Terkait
-
Roger Danuarta & Cut Meyriska Tegaskan Tak Terima Uang dari Hanania Group, Begini Fakta Sebenarnya!
-
Roger Danurta dan Cut Meyriska Bantah Terima Uang Saku dari Travel Umrah Hanania
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!
-
Bantah Terima Uang Saku, Cut Meyriska Bahkan Bayar Biaya Umrah Anak ke Hanania Travel
-
Penyidikan Kasus Hanania Travel Terus Berjalan, Anwar BAB Kembalikan Uang Saku Rp30 Juta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123