Entertainment / Gosip
Minggu, 21 Juni 2026 | 14:12 WIB
Anggia Novita menjadi produser untuk film dan original soudtrack Juminten Edan. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Anggia Novita resmi merilis lagu tema film Juminten Edan melalui Digital Frame Production pada Kamis, 18 Juni 2026.
  • Proyek musik ini melibatkan musisi Kukuh Kudamai dan penyanyi Tania Dewi Astarina dengan memadukan genre pop serta keroncong.
  • Film Juminten Edan dijadwalkan tayang di seluruh bioskop tanah air mulai tanggal 23 Juli 2026 mendatang.

Suara.com - Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Anggia Novita. Di tengah perjuangannya pulih dari sakit stroke, mantan istri aktor Ferry Irawan ini justru kembali menggebrak industri hiburan.

Melalui rumah produksi miliknya, Digital Frame Production, Anggia resmi merilis Original Soundtrack (OST) untuk film terbarunya yang bertajuk Juminten Edan pada Kamis (18/6/2026).

Langkah ini menjadi catatan spesial bagi Anggia, karena untuk pertama kalinya ia terjun langsung sebagai produser musik untuk sebuah jalur suara film layar lebar.

Film Juminten Edan sendiri dijadwalkan akan menyapa penonton di bioskop tanah air mulai 23 Juli 2026 mendatang.

Untuk menghidupkan ruh film tersebut, Anggia menggandeng musisi bertangan dingin, Kukuh Kudamai, sebagai pencipta lagu.

Proses kreatif yang memakan waktu dua bulan ini melahirkan karya dalam dua genre sekaligus yakni pop dan keroncong.

Pemilihan vokal pun tidak sembarangan. Anggia memercayakan lagu ini kepada Tania Dewi Astarina, penyanyi berbakat asal Yogyakarta yang dikenal piawai membawakan lagu-lagu daerah.

"Karakter vokal Tania sangat potensial. Karena konsepnya tradisional dan sesuai dengan mood filmnya, ia adalah pilihan yang tepat. Apalagi Tania sudah cukup populer di Yogyakarta," ujar Anggia menjelaskan alasan pemilihannya.

Kerja sama ini terasa kian solid karena tim produksi, mulai dari penata musik Dindin Hugo Agoesto hingga sang pencipta lagu, semuanya berdomisili di Yogyakarta, kota yang juga menjadi latar utama lokasi syuting film tersebut.

Baca Juga: Kewarasan yang Dipertanyakan: 'Juminten Edan' Bawa Isu Sosial ke Level Horor yang Menakutkan

Meski ini merupakan proyek perdana sebagai produser OST, Anggia mengaku tidak menemui kendala berarti. Dukungan dari Trinity Optima Production, label raksasa yang sudah malang melintang di industri musik, turut memperlancar proses produksi.

Anggia terlibat aktif dalam memberikan masukan agar lagu tersebut selaras dengan karakter utama film.

"Saya ingin film ini lebih bernyawa. Lagu ini menceritakan isi hati seorang tunawicara yang berjuang dengan semangat membara demi menyelamatkan suami dan anaknya," katanya emosional.

Strategi merilis lagu jauh sebelum film tayang pun sengaja dilakukan untuk membangun kesadaran (awareness) masyarakat terhadap kisah Juminten Edan.

Kiprah Anggia di dunia musik sebenarnya bukan hal baru. Publik mungkin ingat kesuksesan band Ungu pada medio 2003-2008.

Di balik layar, Anggia adalah sosok yang ikut mengawal kesuksesan Pasha dkk hingga mampu menembus angka penjualan fantastis yakni 3 juta kaset.

Kini, setelah sempat menepi dari hiruk-pikuk industri, Anggia memilih kembali ke dunia yang membesarkan namanya sebagai bagian dari terapi penyembuhan.

"Dalam proses penyembuhan stroke ini, saya memberanikan diri mengerjakan sesuatu karena saya memang mencintai musik. Di film Juminten Edan ini, peran saya lengkap, baik sebagai produser OST maupun eksekutif produser filmnya," tutur Anggia dengan nada optimis.

Bagi Anggia, berkarya bukan sekadar urusan bisnis, melainkan obat mujarab yang memberinya kekuatan untuk kembali sehat.

Load More