- Penyanyi senior Lilis, Erny, dan Evie resmi membentuk grup vokal Lee Voice di bawah naungan Ussy Pieters Management.
- Grup Lee Voice merilis ulang lagu legendaris Permata Biru dengan aransemen rock ballads yang segar pada 18 Juli 2026.
- Peluncuran single perdana berlangsung di Toeti Roosseno Plaza, Jakarta, untuk menjangkau pendengar lintas generasi termasuk kaum muda.
Suara.com - Industri musik Indonesia kembali kedatangan warna baru yang lahir dari kematangan pengalaman.
Tiga penyanyi senior, Lilis, Erny, dan Evie, resmi mengukuhkan eksistensi mereka dengan membentuk grup vokal bernama Lee Voice.
Sebagai langkah awal, trio ini merilis ulang lagu legendaris "Permata Biru", yang sempat dipopulerkan Nicky Astria, dengan aransemen yang lebih segar.
Di bawah naungan Ussy Pieters Management, peluncuran single perdana ini digelar meriah di Toeti Roosseno Plaza, Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/7/2026).
Lagu ciptaan musisi legendaris Ote Abadi ini dipilih bukan tanpa alasan. Selain nilai nostalgianya yang kuat, "Permata Biru" dianggap memiliki kekuatan magis yang tak lekang oleh waktu.
Rahasia di Balik "Permata Biru"
Ada fakta menarik yang terungkap dalam peluncuran tersebut. Ote Abadi, sang pencipta lagu, menceritakan bahwa "Permata Biru" sebenarnya memiliki sejarah panjang dengan salah satu personel Lee Voice.
"Di era 90-an, Nicky Astria meminta dua lagu kepada saya. Salah satunya adalah 'Permata Biru'. Padahal, saat itu lagu tersebut sudah direkam oleh istri saya sendiri, Lilis. Namun, demi profesionalisme, Lilis mengalah dan merelakan lagu itu dinyanyikan Nicky hingga menjadi hits besar," kata Ote Abadi.
Kini, setelah puluhan tahun, lagu tersebut "pulang" ke pemilik aslinya dengan harmoni yang lebih kaya.
Jika dulu Nicky Astria membawakannya dengan karakter lady rock yang kental, Lee Voice hadir dengan konsep rock ballads yang manis, romantis, namun tetap bertenaga.
Baca Juga: The Upstairs Hadirkan Musik Enerjik dan Cerita Kehidupan Urban di Soundrenaline 2026
Jembatan Antar Generasi
Meski digawangi oleh penyanyi yang telah berkarier lebih dari 30 tahun, Lee Voice tidak ingin terjebak dalam romantisme masa lalu saja.
Lilis, sang pemilik suara alto, menegaskan bahwa aransemen baru ini dirancang agar relevan dengan telinga anak muda zaman sekarang.
"Kami ingin 'Permata Biru' menjadi kekinian agar bisa related dengan selera musik Gen Z. Kami membawa semangat baru dalam harmoni tiga suara ini," ujar Lilis yang turut membawa anak-anaknya dari generasi milenial dan Gen Z dalam konferensi pers tersebut.
Hal senada diungkapkan oleh Ussy Pieters selaku Eksekutif Produser. Ia mengaku langsung jatuh cinta saat mendengar karakter vokal Lee Voice menyatu dalam lagu ini.
"Saya tak ragu memproduksinya karena yakin lagu ini akan kembali dicintai masyarakat Indonesia," imbuhnya.
Berita Terkait
-
The Upstairs Hadirkan Musik Enerjik dan Cerita Kehidupan Urban di Soundrenaline 2026
-
Kenalan dengan Zi, Putra Dodhy Kangen Band yang Bakal Jadi Idola Baru Gen Z
-
Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono
-
Gandeng Musisi Lintas Negara, Bella Fawzi Rilis Lagu 'Our Power' demi Palestina
-
Nadine Kei Inara Buktikan Logika Data Science dan Jiwa Seni Bisa Berjalan Beriringan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek