Entertainment / Music
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:11 WIB
Selain beprestasi di bidang akademik, Nadine Kei Inara juga memiliki bakat besar di dunia musik [Instagram]
Baca 10 detik
  • Nadine Kei Inara merupakan peserta Clash of Champions Season 3 yang sedang menempuh pendidikan di UC Berkeley, Amerika Serikat.
  • Kei memiliki prestasi akademik internasional serta berpengalaman memimpin organisasi besar seperti Berkeley Model United Nations dan festival Nusantara.
  • Selain berprestasi di bidang sains dan bisnis, ia juga aktif sebagai musisi yang menulis serta memproduseri lagunya sendiri.

Suara.com - Nama Nadine Kei Inara, atau yang akrab disapa Kei, mendadak jadi perbincangan hangat setelah kemunculannya di ajang kompetisi kecerdasan bergengsi, Clash of Champions Season 3.

Namun, di balik layar kaca, Kei bukan sekadar peserta biasa. Ia adalah representasi generasi baru Indonesia yang mampu mengawinkan ketajaman logika akademik dengan kepekaan seni yang memukau.

Bintang Terang di University of California, Berkeley

Saat ini, Kei tengah menempuh pendidikan di University of California (UC) Berkeley, Amerika Serikat, universitas publik nomor satu di dunia.

Tak tanggung-tanggung, ia mengambil double major di bidang Data Science dan Business Administration di Haas School of Business, sebuah sekolah bisnis elite global.

Selain beprestasi di bidang akademik, Nadine Kei Inara juga memiliki bakat besar di dunia musik [Instagram]

Prestasi ini bukanlah keberuntungan semalam. Sejak usia 13 tahun, Kei sudah "langganan" juara di panggung internasional.

Ia tercatat sebagai peringkat ketiga dunia di World Scholar's Cup Barcelona (2018) dan peringkat keempat di Tournament of Champions di Yale University.

Tak berhenti di situ, gelar Best Delegate juga ia sabet dari simulasi sidang PBB di Oxford dan Harvard.

Bukan Sekadar "Kutu Buku", Tapi Pencipta Ekosistem

Baca Juga: Soundrenaline Sana Sini 2026 Siap Guncang Blok M, Ada Last Dinosaurs hingga Sal Priadi

Di kampus, Kei dikenal sebagai sosok pemimpin. Ia menjabat sebagai Vice President di Berkeley Model United Nations (BMUN) dan menjadi otak di balik Nusantara, festival budaya Indonesia terbesar di California.

Kei tidak hanya ingin menjadi peserta, ia ingin menjadi pencipta. Hal ini dibuktikannya dengan mendirikan ByLaw, kompetisi peradilan internasional, serta menggagas konferensi internasional yang didukung oleh UNHCR.

Selain beprestasi di bidang akademik, Nadine Kei Inara juga memiliki bakat besar di dunia musik [Instagram]

Bagi Kei, ilmu pengetahuan baru benar-benar bermakna jika bisa memberi dampak bagi orang lain.

Sisi Lain: Bakat Besar di Dunia Musik

Di balik deretan sertifikat akademik dan kemampuan diplomasinya, Kei memiliki jiwa seni yang dalam. Siapa sangka, mahasiswi Data Science ini sudah mulai menulis lagu sejak usia 10 tahun.

Bakat musiknya bukan sekadar hobi sampingan. Kei pernah menjuarai lomba cipta lagu soundtrack untuk sebuah novel populer.

Load More