- Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto menggelar sarapan kerja di Vladivostok pada Kamis (3/9/2026).
- Pertemuan bilateral tersebut menyajikan berbagai hidangan kuliner khas Rusia, termasuk makanan laut dan produk lokal pilihan.
- Kehadiran Presiden Prabowo sebagai tamu utama memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama dalam rangkaian EEF 2026.
Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto menggelar sarapan kerja di sela Eastern Economic Forum (EEF) 2026 di Vladivostok, Kamis (3/9/2026).
Tak hanya agenda politik dan ekonomi, menu yang disajikan dalam pertemuan kedua pemimpin itu turut menarik perhatian.
Mengutip dari laporan RBC, menu sarapan kerja tersebut menggabungkan sejumlah hidangan khas Rusia, termasuk makanan laut dari kawasan Timur Jauh.
Informasi mengenai menu tersebut dipublikasikan setelah pertemuan berlangsung di kompleks Far Eastern Federal University.
Untuk hidangan utama, Putin dan Prabowo ditawari dua pilihan. Pertama, ikan flounder khas Timur Jauh yang dipanggang bersama sayuran dan pakis yang telah dimarinasi.
Pilihan lainnya adalah iga sapi muda asal Voronezh yang disajikan bersama pure truffle dan jamur.
Sajian tersebut menjadi salah satu menu utama dalam sarapan kerja kedua kepala negara.
Selain hidangan utama, menu juga diawali dengan rol berisi ikan trout dan sayuran.
Putin dan Prabowo juga disuguhi sup ikan sturgeon yang menjadi salah satu hidangan dalam rangkaian sarapan tersebut.
Hidangan laut khas Timur Jauh turut menjadi bagian penting dalam menu.
Salah satunya scallop atau kerang simping Timur Jauh yang disajikan bersama grapefruit.
Untuk hidangan penutup, tersedia sorbet lingonberry dengan thyme serta mousse ryazhenka, produk susu fermentasi khas Rusia, yang dipadukan dengan cranberry.
Pilihan minuman juga menggunakan produk Rusia. Dalam sarapan tersebut tersedia wine Chardonnay dari Usadba Divnomorskoye tahun 2023 dan Cabernet Sauvignon dari produsen yang sama tahun 2022.
Sarapan kerja itu berlangsung di Vladivostok, tepatnya di lokasi Far Eastern Federal University yang menjadi salah satu pusat penyelenggaraan EEF 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Prabowo sebagai tamu utama forum.
Kehadiran Prabowo di Vladivostok memiliki arti penting bagi hubungan Indonesia dan Rusia.