Lawan Budaya 'Asal Caplok', Candra Darusman Dorong Literasi Hak Cipta Masuk Ruang Kelas

Jum'at, 11 September 2026 | 19:11 WIB
Candra Darusman ingin pendidikan soal hak cipta sudah diberikan ke sekolah-sekolah sejak dini. [Instagram]
  • Musisi Candra Darusman bersama PRCI dan EST School menyosialisasikan pentingnya perlindungan hak cipta di sekolah pada Kamis (10/9/2026).
  • EST School di Jakarta Selatan resmi mengurus izin fotokopi buku sesuai Permen Nomor 15 Tahun 2024 demi menegakkan integritas.
  • Langkah kolaborasi ini diharapkan menjadi percontohan bagi institusi pendidikan lain agar menghargai kekayaan intelektual penulis sejak dini.

Menariknya, Antarina mengaitkan prinsip ini dengan filosofi Jawa yang diajarkan leluhurnya: niteni, nirokke, nambahi (mengamati, mencontoh, lalu memberi nilai tambah).

Menurutnya, proses kreatif boleh saja berawal dari mencontoh, namun harus tetap dilandasi rasa hormat terhadap karya asli.

Menjadi Pionir bagi Sekolah Lain

Langkah EST School ini diharapkan menjadi pemantik bagi institusi pendidikan lainnya di Indonesia.

Ketua PRCI, Kartini Nurdin menyatakan kebanggaannya atas inisiatif sekolah tersebut.

Kartini mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan yang kita miliki hari ini adalah buah dari kerja keras para penulis.

"Sudah sewajarnya kita menghargai hasil kerja keras mereka. PRCI sendiri telah bekerja sama dengan jaringan perlindungan hak cipta di 61 negara untuk memastikan ekosistem ini terjaga," tuturnya.

Dengan dimulainya edukasi hak cipta dari bangku sekolah, diharapkan generasi masa depan Indonesia tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki etika dan rasa hormat yang tinggi terhadap kekayaan intelektual.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com