- BGn mengeluarkan 1.653 sekolah swasta bertaraf internasional dari daftar penerima program MBG.
- Kebijakan tersebut bertujuan agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
- Penyaluran program selanjutnya diprioritaskan bagi wilayah tertinggal, terdepan, terluar, serta daerah dengan tingkat prevalensi stunting yang tinggi.
Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan 1.653 sekolah dari daftar penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai tidak tepat sasaran.
Mayoritas sekolah yang dikeluarkan merupakan sekolah elite swasta bertaraf internasional dan sekolah yang dinilai tidak bergantung pada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Kepala BGN Sudaryono mengatakan keputusan tersebut diambil untuk mengarahkan program MBG kepada kelompok yang lebih membutuhkan.
"Mayoritas dari 1.653 yang kami keluarkan dari daftar penerima manfaat tadi adalah sekolah-sekolah swasta bertaraf internasional," ungkap Sudaryono kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).
Sebagai gantinya, penyaluran MBG akan diprioritaskan ke sekolah di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), serta wilayah dengan angka stunting tinggi dan sangat tinggi.
Sudaryono mencontohkan masih banyak satuan pendidikan di Maluku dan Papua yang belum mendapatkan program MBG.
"Wilayah-wilayah seperti di Maluku dan Papua ini menjadi prioritas ditambah dengan wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi dan wilayah-wilayah 3T lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia," ucapnya.
Untuk memperluas penerima manfaat, BGN akan terlebih dahulu membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah sasaran.
"Sehingga implementasi dari program aktivasi pembukaan dapur SPPG nanti itu bisa berjalan dengan aman dan tentu saja efisien serta tepat sasaran sebagaimana yang kita inginkan," katanya.
Baca Juga: Gibran Perintahkan Sekolah Aktifkan UKS dan Gandeng Puskesmas Hadapi Dampak Karhutla
Berdasarkan pemutakhiran data Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), terdapat 30 kabupaten yang berstatus sebagai daerah tertinggal atau wilayah 3T. Wilayah tersebut tersebar di Sumatera, Kepulauan Nusa Tenggara, dan Papua.
Sementara itu, data Kementerian Kesehatan mencatat angka stunting tinggi dan sangat tinggi antara lain berada di Papua Tengah sebesar 39,4 persen, Papua Pegunungan 37,3 persen, Nusa Tenggara Timur (NTT) 37 persen, dan Sulawesi Barat 35,4 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Tak Tepat Sasaran! BGN Coret 1.653 Sekolah Elite dari Program MBG
-
Sinergi Pemkot dan Imigrasi Sumut, Kakanwil Terima Aspirasi Penguatan Layanan Keimigrasian
-
22 Kode Redeem FF Terbaru 11 September 2026, Sikat Skin Senjata dan Diamond Gratis
-
5 Zodiak Ini Dikenal Paling Toxic dan Manipulative dalam Pertemanan
-
6 Fitur Penting yang Harus Ada pada Pembersih Udara, Tak Cuma Sekadar Saring Debu
-
Rupiah Masih Terkoreksi, Dolar AS Terus Melejit ke Level Rp17.584
-
Nggak Pikir Panjang Beli, Harga Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2,6 Juta/Gram
-
Tren Edit Foto 80-an di ChatGPT: Begini Cara Bikinnya, Lengkap dengan Prompt
-
5 Shio Kurang Beruntung 11 September 2026, Jangan Gegabah Keluarkan Uang