- Ruben Onsu meminta maaf melalui Instagram pada 13 September atas laporan dugaan kekerasan seksual terhadap Betrand Peto.
- Ruben berencana menemui saksi di lokasi kejadian siang ini untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai masalah tersebut.
- Polda Metro Jaya menyatakan laporan terhadap Betrand Peto tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Suara.com - Ruben Onsu akhirnya angkat bicara soal laporan polisi yang menyeret nama putranya, Betrand Peto. Betrand dilaporkan atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual oleh perempuan berinisial ANW.
Melalui pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram-nya, Ruben meminta maaf atas kegaduhan yang muncul.
Mantan suami Sarwendah ini juga menjelaskan alasan baru memberikan tanggapan terkait kabar tersebut pada Minggu pagi.
Ruben Onsu mengatakan dirinya baru bertemu Betrand Peto setelah sang anak menyelesaikan syuting hingga larut malam.
"Pertama-tama, kami memohon maaf atas pemberitaan yang terjadi. Mohon maaf apabila baru pagi ini saya dapat menyampaikan permohonan maaf dan memberikan penjelasan. Tadi malam, saya masih menunggu anak saya pulang setelah menjalani proses syuting hingga larut malam," tulis Ruben Onsu melalui akun Instagram miliknya, @ruben_onsu, Minggu, 13 September.
Untuk mengetahui persoalan secara lebih lengkap, Ruben juga berencana menemui teman Betrand yang berada di lokasi ketika peristiwa yang dilaporkan tersebut terjadi.
"Siang ini, saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian, agar saya dapat memahami situasi dan mendapatkan informasi lebih lengkap," ujarnya.
Ruben kemudian meminta masyarakat tidak langsung mengambil kesimpulan berdasarkan laporan yang beredar. Ia menegaskan keluarganya tidak akan menutup-nutupi fakta yang sebenarnya.
"Jadi sebelum masalah ini jelas, kami berharap kita jangan dulu mengambil kesimpulan atas laporan ini. Percayalah kami tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya sesuai bukti-bukti yang ada," ucap Ruben.
Ruben juga memastikan dirinya dan keluarga akan mengikuti proses yang berjalan. Ia menyatakan siap memberikan keterangan maupun melakukan hal-hal yang diperlukan selama penanganan kasus tersebut.
"Kami akan berusaha untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal yang diperlukan dengan sebaik-baiknya," tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Ruben Onsu kembali meminta maaf atas pemberitaan yang menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.
"Sekali lagi, kami memohon maaf atas adanya pemberitaan tersebut dan atas segala hal yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan. Terima kasih atas pengertian dan perhatian semuanya," imbuh Ruben.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan polisi terkait dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama Betrand Peto.
Hingga kini, laporan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.