- Sara Wijayanto menggugat cerai suaminya, Demian Aditya, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan setelah dua belas tahun menikah.
- Kecocokan pasangan bisa diulik melalui perhitungan weton Jawa yaitu Minggu Legi dan Kamis Wage.
- Perhitungan primbon Jawa menunjukkan pasangan ini memiliki tingkat kecocokan tinggi serta potensi rezeki berkecukupan namun tetap menghadapi tantangan gesekan rumah tangga.
Persentase Kecocokan Tinggi dan Dinaungi Wasesa Segara
Secara keseluruhan, akumulasi berbagai metode hitungan primbon Jawa, mulai dari siklus Bejo, Gembili, Dana, Pangan, hingga Wasesa Segara dan Tunggak Semi menunjukkan bahwa tingkat kecocokan jodoh antara Kamis Wage dan Minggu Legi tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 83%, dengan potensi kegagalan atau hambatan yang terbilang kecil yaitu sekitar 17%.
Wasesa Segara dan Tunggak Semi adalah kombinasi yang menyimbolkan kelimpahan rezeki, keberkahan hidup yang lumintu (mengalir terus), serta kedudukan yang terpandang.
Dalam tradisi Jawa, pertemuan pasaran Wage yang wataknya sederhana, sabar, pekerja keras dan Legi yang wataknha lembut, ramah, penuh kasih sayang dipercaya sebagai perpaduan energi yang selaras.
Keduanya saling melengkapi antara kerja keras dan kelembutan emosional.
Potensi Tantangan dalam Hubungan
Meskipun secara angka primbon tingkat kecocokannya tinggi dan diprediksi mendatangkan rezeki berkecukupan, bukan berarti rumah tangga mereka bebas dari gesekan.
Dalam beberapa hitungan siklus, pasangan ini dinilai rentan terlibat cekcok atau pertengkaran di level ringan akibat perbedaan sifat dasar.
Selain itu, tantangan juga bisa muncul jika kedua belah pihak sama-sama terlalu pasif atau kaku dalam menghadapi suatu masalah besar, sehingga membutuhkan kompromi yang kuat.