Suara.com - Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules mengaku bingung setelah namanya masuk dalam daftar tokoh yang diduga ikut disadap oleh eks Kapolri Listyo Sigit Cs bersama Presiden Prabowo Subianto.
Saat memberikan keterangan di Polda Metro Jaya, Hercules menegaskan bahwa dirinya bukan pejabat negara yang mengelola anggaran publik.
Ia membantah keras tudingan terlibat intervensi hukum maupun meminta proyek kementerian dengan memanfaatkan koneksi politik.
Kendati heran namanya menjadi sasaran penyadapan ilegal, Hercules menyatakan siap pasang badan untuk membentengi kepemimpinan Presiden Prabowo dari ancaman pihak luar.