- Grup musik UNGU akan menggelar konser perayaan tiga dekade berkarier di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 30 Oktober 2026.
- Konser bertajuk Waktu Yang Dinanti: Final Chapter tersebut turut menghadirkan bintang tamu lintas generasi seperti Rossa dan Lesti Kejora.
- PT ANTAM Tbk, yang mengumumkan dukungannya pada 10 Oktober 2026, menjadi sponsor utama acara perayaan perjalanan tiga dekade band UNGU.
Suara.com - Perjalanan panjang sebuah band tak hanya diukur dari berapa banyak lagu yang dirilis, tetapi juga dari seberapa kuat karya-karyanya melekat dalam ingatan pendengar. Hal itu yang tercermin dalam perjalanan UNGU, grup musik yang telah menemani berbagai fase kehidupan masyarakat Indonesia selama tiga dekade.
Memasuki usia 30 tahun berkarya, UNGU bersiap menghadirkan sebuah perayaan istimewa melalui konser bertajuk ANTAM Presents UNGU – Waktu Yang Dinanti: Final Chapter. Konser tersebut akan digelar pada Jumat, 30 Oktober 2026, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Bukan sekadar penampilan musik biasa, konser ini dirancang sebagai malam puncak perayaan tiga dekade perjalanan UNGU. Para penonton akan diajak kembali menelusuri fase demi fase perjalanan musikal band yang terbentuk di Jakarta pada 1996 tersebut.
Selama 30 tahun, UNGU telah melahirkan sejumlah lagu yang memiliki tempat tersendiri di hati pendengarnya. Sebut saja “Demi Waktu” dan “Tercipta Untukku” yang menjadi bagian dari perjalanan musik pop Indonesia, hingga lagu-lagu religi seperti “Surga-Mu” dan “Para Pencari-Mu” yang akrab terdengar, terutama saat Ramadan.
Lagu-lagu tersebut tidak hanya dikenal karena melodinya, tetapi juga karena kisah dan perasaan yang menyertainya. Bagi sebagian pendengar, karya UNGU mungkin mengingatkan pada masa sekolah, kisah cinta, perjalanan bersama keluarga, hingga momen-momen spiritual yang membekas.
Kekuatan inilah yang membuat perjalanan UNGU menarik untuk dirayakan. Setelah tiga dekade, band tersebut masih memiliki pendengar dari berbagai kelompok usia. Para penggemarnya yang dikenal dengan sebutan Cliquers juga tersebar hingga Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Konser Waktu Yang Dinanti: Final Chapter pun menjadi kesempatan untuk mempertemukan kembali kenangan lama dengan pengalaman musik secara langsung. Melalui pertunjukan berdurasi lebih dari dua jam, penonton dapat menikmati perjalanan karya UNGU dalam satu panggung.
Suasana konser juga akan semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah bintang tamu lintas generasi. Lesti Kejora, Rossa, Andien, Kiesha Alvaro, dan Zara Leola dijadwalkan turut memeriahkan acara tersebut.
Kehadiran para musisi dengan karakter dan latar belakang musik berbeda ini memberikan warna tersendiri dalam perayaan tiga dekade UNGU. Selain menjadi ajang nostalgia bagi pendengar lama, konser tersebut juga berpotensi memperkenalkan kembali karya-karya UNGU kepada generasi yang lebih muda.
Perjalanan panjang UNGU memperlihatkan bagaimana musik dapat melampaui pergantian zaman. Sebuah lagu bisa saja dirilis bertahun-tahun lalu, tetapi tetap memiliki arti ketika didengarkan kembali dalam situasi yang berbeda. Hubungan emosional semacam inilah yang membuat karya musik mampu bertahan di tengah perubahan selera dan tren industri hiburan.
Merayakan Musik yang Bertahan Lintas Generasi
Konser tiga dekade UNGU juga mendapat dukungan dari PT ANTAM (Persero) Tbk sebagai sponsor utama. Dukungan tersebut diumumkan dalam konferensi pers pada 10 Oktober 2026 di Jakarta.
Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial ANTAM, Handi Sutanto, menilai perjalanan UNGU selama 30 tahun menunjukkan kemampuan sebuah karya untuk tetap relevan dan dekat dengan masyarakat.
“Spirit itulah yang kami lihat sejalan dengan ANTAM, yaitu nilai yang dibangun melalui kepercayaan dan tumbuh bersama masyarakat dari generasi ke generasi,” ujar Handi.
Menurut Handi, musik dan emas memiliki kesamaan dalam hal nilai yang terus bertahan seiring waktu. Musik dapat menyimpan kenangan emosional, sedangkan emas memiliki nilai sebagai aset yang kerap dipertahankan dalam jangka panjang.