Proyek MRT Terancam Molor

Jum'at, 24 Juni 2016 | 19:37 WIB
Pekerja menggarap proyek pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Thamrin, Jakarta, Jumat (24/6).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Pekerja menggarap proyek pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Thamrin, Jakarta, Jumat (24/6).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Pekerja menggarap proyek pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Thamrin, Jakarta, Jumat (24/6).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Pekerja menggarap proyek pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Thamrin, Jakarta, Jumat (24/6).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Pekerja menggarap proyek pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Thamrin, Jakarta, Jumat (24/6).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Pekerja menggarap proyek pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Thamrin, Jakarta, Jumat (24/6).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pekerja menggarap proyek pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Thamrin, Jakarta, Jumat (24/6). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pembangunan MRT akan rampung pada tahun 2018 mendatang, namun pengerjaan mega proyek tersebut terancam molor, karena terkendala pembebasan lahan berjumlah 31 bidang dengan rincian 25 bidang ditangani Dishubtrans dan 6 bidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta dengan biaya anggaran sebesar Rp21 miliar. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com