Suara.com - Real Madrid dan Liverpool sama-sama memiliki sejarah keren di Liga Champions. Stade de France akan menjadi venue pertarungan dua klub penguasa Eropa pada 28 Mei 2022 mendatang. Siapa pemenang pada pertemuan kesembilan?
Pertemuan antara Real Madrid dan Liverpool merupakan final ideal bagi Liga Champions 2021/2022. Tanpa mengesampingkan kualitas tim lain, musim ini kedua tim sedang hebat-hebatnya.
Real Madrid sukses menasbihkan diri sebagai jawara La Liga musim ini. Sementara Liverpool dalam pertarungan sengit dengan Manchester City dalam memperebutkan gelar Liga Primer musim ini.
Selain konsistensi prestasi liga domestik, sejarah mencatat kedua tim punya catatan bagus di Liga Champions Eropa. Kedua tim termasuk peserta paling sering masuk final Liga Champions.
Real Madrid pada akhirnya memenangkan 13 gelar dari 16 kesempatan masuk final Liga Champions. Sementara Liverpool mencatatkan enam gelar dari 9 kesempatan masuk partai puncak.
Kedua tim pun cukup sering bertemu di Liga Champions. Tercatat sudah ada pertemuan yang terjadi sejak tahun 1981 lalu. Pertemuan di Stade de France akan jadi pertemuan kesembilan.
Siapa lebih berpeluang meraih gelar Liga Champions 2021/2022? Berikut simak 8 sejarah perteman Liverpool melawan Real Madrid di Liga Champions.
Liga Champions 1980-1981
Pertempuran dua klub ini sudah terjadi sejak Liga Champions Eropa masih bernama Piala Eropa. Keduanya bertarung pada final musim 1980/1981. Mereka bertanding di Paris, tepatnya Parc des Princes pada 27 Mei 1981.
Baca Juga: Thiago Alcantara di Ambang Samai Rekor Seedorf, Juara Liga Champions di 3 Klub
Alan Kennedy tampil sebagai bintang dalam laga tersebut. Bek asal Inggris itu mencetak satu gol kemenangan bagi Liverpool menit ke-81. Alan selalu mengenang momen luar biasa ketika pulang ke kota Liverpool usai final.
"Ada warna merah dan biru di mana-mana karena fans Everton keluar untuk mendukung kami juga," kata Alan mengutip dari laman resmi UEFA.
Liga Champions 2008/2009
Liverpool dan Real Madrid sempat lama tak berjumpa sebelum kemudian dipertemukan pada babak 16 besar musim 2008/2009. Dalam dua leg, Liverpool mencatatkan dominasi atas Real Madrid.
Liverpool menang 1-0 di Bernabue lewat gol Fabio Aurelio. Lalu pada pertemuan kedua di Anfield, The Reds menang 4-0 lewat dua gol Steven Gerrard serta Fernando Torres dan Andrea Dossena.
Liga Champions 2014/2015
Sialnya, kemenangan Liverpool atas Real Madrid berakhir pada 2009 lalu. Setelah itu, Liverpool sulit lepas dari dominasi Real Madrid.
Pada musim 2014/2015, keduanya berada di grup yang sama. Dalam dua pertemuan fase grup, Real Madrid menghajar Liverpool 3-0 di Anfield lewat dua gol Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo. Lalu pada pertemuan di Bernabeu, El Real menang 1-0 lewat gol tunggal Benzema.
Liga Champions 2017-2018
Kekalahan Real Madrid pada final edisi 1980-1981 sukses dibalas pada partai final 2017-2018. Real Madrid menghajar Liverpool lewat dua gol Gareth Bale serta sebiji bol Benzema. Liverpool hanya sanggup mencetak satu gol lewat Sadio Mane.
Final ini begitu menyakitkan bagi Liverpool. Mereka harus kehilangan Mohamed Salah pada babak pertama setelah insiden dengan Sergio Ramos. Banyak orang, termasuk pelatih Jurgen Klopp, meyakini hasil akhir bisa berbeda jika Salah masih ada di lapangan sampai akhir laga.
Liga Champions 2020/2021
Liverpool masih sakit hati atas kekalahan 2017-2018. Mereka ingin membalas ketika bertemu di babak 8 besar musim 2020/2021. Namun, Real Madrid masih terlalu kuat untuk Liverpool.
Real Madrid melibas Liverpool 3-1 pada pertemuan di Bernabeu lewat dua gol Vinicius Junior serta sebiji gool Marco Asensio. Lalu pada pertemuan kedua di Anfield, kedua tim berbagi angka 0-0. Liverpool pun harus tersingkir.
Kontributor : Lukman Hakim
Berita Terkait
-
Thiago Alcantara di Ambang Samai Rekor Seedorf, Juara Liga Champions di 3 Klub
-
Sentuhan Ajaib Carlo Ancelotti, dari 5 Liga Top Eropa hingga Liga Champions
-
5 Hits Bola: Timnas Indonesia U-23 Tanpa Dua Pemain Kunci Hadapi Vietnam di SEA Games 2021
-
Manchester City Gugur di Liga Champions, Pep Guardiola Kena Kutukan Dukun Afrika?
-
Sadio Mane Mencetak Rekor Usai Liverpool ke Final Liga Champions
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Kerry Riza Nilai Tuntutan Tak Berdasar, Jaksa Kukuh Minta 18 Tahun Penjara
-
Ketika para Superhero Berbagi Takjil untuk Buka Puasa
-
Didakwa Hina Suku Sunda, Resbob Terancam 4 Tahun Penjara
-
Diduga Sopir Mengantuk, Dua Bus TransJakarta Bertabrakan di Cipulir
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Bacakan Pledoi, Kerry Bantah Perintah dan Intervensi Kasus Korupsi Minyak Mentah
-
Tradisi Turun-Temurun Maniliak Bulan Iringi Awal Puasa Jamaah Syattariyah
-
Tindak Lanjut OTT Hakim PN Depok, Ketua Komisi Yudisial Sambangi KPK
-
Telibat Narkoba, Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Dipecat Polri
-
InDrive Resmikan Driver Lounge Pertama di Manado