Foto / News
Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:55 WIB
Sesi diskusi "Tata Kelola Komunikasi Digital Daerah" dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Tenaga Ahli Wamenkomdigi Dr. Riant Nugroho memberikan pemaparan pada Sesi diskusi "Tata Kelola Komunikasi Digital Daerah" dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Perencana Ahli Madya Puspen Kemendagri Zainudin memberikan pemaparan pada Sesi diskusi "Tata Kelola Komunikasi Digital Daerah" dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Kabag Humas dan Protokol Provinsi Jawa Tengah Dicky Adinurwanto memberikan pemaparan pada Sesi diskusi "Tata Kelola Komunikasi Digital Daerah" dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Editor In Chief Suara.com Suwarjono (kiri) memberikan plakat kepada Kabag Humas dan Protokol Provinsi Jawa Tengah Dicky Adinurwanto usai Sesi diskusi "Tata Kelola Komunikasi Digital Daerah" dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
(kiri ke kanan) Editor In Chief Suara.com Suwarjono, Head Local Media Community Asep Saefullah, Perencana Ahli Madya Puspen Kemendagri Zainudin, Tenaga Ahli Wamenkomdigi Dr. Riant Nugroho dan Kabag Humas dan Protokol Provinsi Jawa Tengah Dicky Adinurwanto foto bersama usai Sesi diskusi "Tata Kelola Komunikasi Digital Daerah" dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Sesi workshop "Teknik Produksi Konten Komunikasi Digital Pemerintah Daerah' dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Trainer Google AI Local Media Community Suara.com Rendy Sadikin memberikan pemaparan pada Sesi workshop "Teknik Produksi Konten Komunikasi Digital Pemerintah Daerah' dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Trainer Google AI Local Media Community Suara.com Elga Putri memberikan pemaparan pada Sesi workshop "Teknik Produksi Konten Komunikasi Digital Pemerintah Daerah' dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Trainer Google AI Local Media Community Suara.com Chandra Iswinarno memberikan pemaparan pada Sesi workshop "Teknik Produksi Konten Komunikasi Digital Pemerintah Daerah' dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Suasana pada Sesi workshop "Teknik Produksi Konten Komunikasi Digital Pemerintah Daerah' dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]
Suasana pada Sesi workshop "Teknik Produksi Konten Komunikasi Digital Pemerintah Daerah' dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). [Dok Jateng Media Summit]

Suara.com - Bimbingan Teknis Pengelolaan Website dan Media Sosial membuka rangkaian Jateng Media Summit 2026 di Semarang, Rabu (20/5). Forum ini menyoroti tantangan komunikasi publik pemerintah di tengah derasnya arus informasi digital dan hoaks.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Jateng Dicky Adinurwanto mengakui pemda kerap kewalahan menghadapi penyebaran hoaks di media online dan media sosial sehingga membutuhkan strategi komunikasi yang tepat.

Dicky menyebut 82,57 persen masyarakat Jawa Tengah kini mengakses media online. Karena itu, pola komunikasi konvensional dinilai tidak lagi cukup untuk menjangkau publik di media sosial.

Tenaga Ahli Wamenkomdigi Riant Nugroho mengingatkan pemerintah tidak terjebak mengejar popularitas di media sosial. Menurutnya, pemerintah harus fokus bekerja dan membangun sistem informasi yang kuat berbasis data.

Riant menilai website pemda harus menjadi pusat big data dan sumber informasi utama. Konten media sosial kemudian disusun secara strategis dengan memanfaatkan algoritma, jurnalisme media, dan pendekatan digital lain.

Perencana Ahli Madya Puspen Kemendagri Zainudin menyoroti website pemda yang kerap tidak terstruktur, lambat merespons isu, serta menyajikan bahasa yang sulit dipahami masyarakat. Ia menekankan pentingnya informasi yang berdampak nyata.

Dalam sesi pelatihan, peserta juga mendapat materi pemanfaatan AI dan Google Trends untuk strategi konten. Pemda didorong membangun komunikasi dua arah lewat format Reels, Feed Carousel, hingga Live Streaming.

Load More