Suara.com - Pedagang beras melayani pembeli di pasar Cibubur, Jakarta, Senin (19/2/2024). Harga beras terpantau tengah melonjak tinggi dalam sepekan belakangan.
Seperti di Pasar Cibubur, harga beras di sini naik cuku tinggi. Untuk beras kualitas biasa 50 KG dari Rp 770.000. menjadi Rp 800.000 untuk eceran atau perliter dari Rp 12.000 menjadi Rp 14.000 rata-rata kenaikan harga beras Rp 2000 untuk perliternya.
Sedangkan, untuk beras premium sudah dipatok Rp900.000 untuk 50 kg, atau Rp18.000 per kg.
Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa salah satu penyebab naiknya harga karena persoalan suplai dan demand.
Selain itu, dia juga mengatakan naiknya harga beras disebabkan karena faktor alam, yakni fenomena El Nino. Sehingga, hal itulah yang menyebabkan suplai berkurang imbas waktu panen yang mundur dari jadwal. [Suara.com/Alfian Winanto]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Semarak Perayaan Peh Cun di Berbagai Daerah Indonesia
-
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro
-
Dasco Temui Ratusan Mahasiswa yang Gelar Aksi di Depan DPR
-
Kericuhan Warnai Pengosongan Lahan Hotel Sultan
-
Gibran Ajak Mahasiswa Tinjau Program MBG di Indonesia Timur
-
Menyusuri Jejak Nusantara di Tengah Kota Meksiko
-
Produksi Sagu Tradisional Tetap Bertahan di Tulehu
-
Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau
-
Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi
-
Sumatera Barat Masuk Peta Besar Pengembangan Jaringan Kereta Sumatra