Suara.com - Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), mengemasi barang-barang dari ruang kerjanya di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2024).
Kemas-kemas barang itu dilakukan Cak Imin usai mengikuti sidang Paripurna di hari terakhir massa jabatan dan keanggotaannya sebagai Wakil Rakyat periode 2019-2024.
Cak Imin menyebutkan hari ini juga spesial lantaran ia juga mengakhiri pengabdian 20 tahun di DPR. Ia mengatakan masa jabatan di bidang eksekutif dan legislatif sudah selesai
"Tapi ada yang agak spesial hari ini karena bukan hanya mengakhiri pengabdian saya 2019-2024. Hari ini saya mengakhiri pengabdian 20 tahun di DPR RI menurut saya setidak-tidaknya menurut saya hari ini sudah cukup 20 tahun pengalaman mengabdi melalui legislatif," katanya. [Suara.com/Alfian Winanto]
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Semarak Perayaan Peh Cun di Berbagai Daerah Indonesia
-
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro
-
Dasco Temui Ratusan Mahasiswa yang Gelar Aksi di Depan DPR
-
Kericuhan Warnai Pengosongan Lahan Hotel Sultan
-
Gibran Ajak Mahasiswa Tinjau Program MBG di Indonesia Timur
-
Menyusuri Jejak Nusantara di Tengah Kota Meksiko
-
Produksi Sagu Tradisional Tetap Bertahan di Tulehu
-
Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau
-
Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi
-
Sumatera Barat Masuk Peta Besar Pengembangan Jaringan Kereta Sumatra