Foto / News
Rabu, 25 Februari 2026 | 20:07 WIB
Asap vulkanis keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom]
Asap vulkanis keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom]
Asap vulkanis keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom]
Petani menyemprotkan pupuk pada tanaman cabai di Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom]
Personel Polsek Candipuro menggendong siswa sekolah dasar untuk menyeberangi aliran lahar hujan Gunung Semeru di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (24/2/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom]

Suara.com - Asap vulkanis keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026).

Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 400-600 meter di atas puncak. Data tersebut berdasarkan dari laporan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada periode pengamatan Rabu (25/2).

Selain itu, BPBD Lumajang juga memberi peringatan pada masyarakat untuk mewaspadai potensi lahar hujan karena curah hujan yang masih tinggi bisa membawa material vulkanik mengalir ke alur sungai di lereng Semeru.[ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom]

Load More