Foto / News
Kamis, 30 April 2026 | 18:38 WIB
Karangan bunga yang diletakkan di salah satu sudut Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga berdoa di depan karangan bunga yang diletakkan di salah satu sudut Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga berdoa di depan karangan bunga yang diletakkan di salah satu sudut Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga berdoa di depan karangan bunga yang diletakkan di salah satu sudut Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga berdoa di depan karangan bunga yang diletakkan di salah satu sudut Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga berdoa di depan karangan bunga yang diletakkan di salah satu sudut Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga berdoa di depan karangan bunga yang diletakkan di salah satu sudut Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Warga berdoa di depan karangan bunga yang diletakkan di salah satu sudut Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Karangan bunga yang juga disertai ucapan bela sungkawa itu diletakkan di meja yang telah disedikan oleh pihak KAI.

Karangan bunga ini untuk mengenang para korban insiden kecelakaan antara kereta Commuterline dengan Kereta Api Jarak Jauh (KJJ) Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya pada Senin (27/4/2026) malam.

Sejak pagi, warga dan penumpang KRL silih berganti datang untuk menaruh bunga dan memanjatkan doa. Pihak KAI menyediakan area khusus sebagai tempat penghormatan sementara. Karangan bunga dari berbagai pihak, mulai dari instansi hingga komunitas, menjadi simbol duka dan solidaritas bagi para korban tragedi tersebut. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More