Foto / News
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Seekor marmot berlari saat diikutsertakan dalam tradisi Karapan Marmot di Kecamatan Klakah, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (14/6/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/kye]
Seekor marmot berlari saat diikutsertakan dalam tradisi Karapan Marmot di Kecamatan Klakah, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (14/6/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/kye]
Sejumlah marmot berlari saat tradisi Karapan Marmot di Kecamatan Klakah, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (14/6/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/kye]
Dua joki bersiap melepas marmot saat mengikuti tradisi Karapan Marmot di Kecamatan Klakah, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (14/6/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/kye]

Suara.com - Seekor marmot berlari saat diikutsertakan dalam tradisi Karapan Marmot di Kecamatan Klakah, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (14/6/2026). Tradisi Karapan hewan Marmut ini digelar setiap menjelang musim kemarau sebagai ajang hiburan sekaligus upaya pelestarian budaya lokal.

Tradisi tersebut diikuti 72 peserta yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Klakah dan sekitarnya. Marmot atau marmut yang dilombakan beradu cepat di lintasan pendek dengan didampingi joki yang bertugas melepas hewan peliharaannya.

Karapan Marmot telah menjadi hiburan rakyat yang dinanti warga setiap tahun. Selain mempertahankan tradisi turun-temurun, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para penghobi dan peternak marmot di wilayah Lumajang.

Keunikan Karapan Marmot turut menarik perhatian wisatawan dan pecinta budaya lokal. Warga berharap tradisi tersebut terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya Lumajang sekaligus daya tarik wisata berbasis kearifan lokal. [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/kye]

Load More