News / Metropolitan
Selasa, 21 Juli 2026 | 14:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan potensi kebakaran meningkat seiring prediksi BMKG bahwa musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dan kering.
  • Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemprov DKI mewajibkan setiap RW memiliki alat pemadam api ringan (APAR) serta terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
  • Pramono juga mengimbau warga tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan, karena pencegahan merupakan tanggung jawab bersama.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara soal kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadapi musim kemarau panjang yang diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau tahun ini akan berlangsung lebih lama dan kering dibanding biasanya.

“Karena panjang dan kering, kemungkinan untuk terjadinya kebakaran dan sebagainya, potensinya lebih besar,” ujar Pramono di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Salah satu langkah preventif yang dilakukan adalah mewajibkan setiap Rukun Warga (RW) memiliki alat pemadam api ringan (APAR).

“Itu kalau Jakarta, kan gerakan ini sudah diadakan. Itu untuk preventifnya,” kata Pramono.

Tak hanya mengandalkan langkah pemerintah, Pramono juga meminta partisipasi aktif warga, khususnya di wilayah padat penduduk yang rawan kebakaran seperti Tambora dan Cakung.

Ia secara khusus mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran maupun korsleting listrik.

“Jangan kemudian, misalnya, orang habis merokok membuang puntung sembarangan,” imbau eks Sekretaris Kabinet itu.

Baca Juga: Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang

Di akhir pernyataannya, Pramono menegaskan bahwa menjaga Jakarta dari ancaman kebakaran merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Jadi, mari kita jaga bersama-sama. Pemerintah DKI Jakarta secara berulang-ulang akan menyampaikan kepada masyarakat untuk tindakan ini,” pungkas politisi PDIP itu.

Load More