22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir

Senin, 07 September 2026 | 20:26 WIB
Sejumlah peserta menggelar aksi simbolik mengenang 22 tahun kematian Munir Said Thalib di TPU Sisir, Kota Batu, Jawa Timur, Senin (7/9/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/nym]
Seorang mahasiswa menabur bunga dalam aksi simbolik mengenang 22 tahun kematian Munir Said Thalib di TPU Sisir, Kota Batu, Jawa Timur, Senin (7/9/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/nym]
Dua mahasiswa menabur bunga dalam aksi simbolik mengenang 22 tahun kematian Munir Said Thalib di TPU Sisir, Kota Batu, Jawa Timur, Senin (7/9/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/nym]

Suara.com - Sejumlah peserta menggelar aksi simbolik mengenang 22 tahun kematian Munir Said Thalib di TPU Sisir, Kota Batu, Jawa Timur, Senin (7/9/2026).

Aksi yang diikuti puluhan aktivis dan mahasiswa yang mengusung tema "Merawat Ingat dan Menolak Lupa" tersebut digelar untuk mengenang aktivis HAM Munir Said Thalib yang meninggal pada 7 September 2004.

Dalam aksi tersebut, peserta kembali mendesak pengusutan kasus pembunuhan Munir hingga menemukan aktor intelektualnya. Mereka menilai penuntasan kasus tersebut penting untuk menjaga ingatan publik dan memperkuat penegakan HAM.

Kasus pembunuhan Munir hingga kini masih menyisakan pertanyaan mengenai aktor lain di balik kematiannya. Komnas HAM sebelumnya kembali melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah pihak untuk mendalami keterlibatan dalam kasus tersebut. [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/nym]

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com