Suara Lucinta Luna banjir protes usai lakukan oplas di bagian pita suara. Alih-alih bisa mengalahkan diva pop sekelas Syahrini, Celine Dion dan Ariana Grande, suara 'lelaki'nya justru masih muncul.
Suara 'khodam' asli Lucinta Luna yang masih terdengar jelas membuatnya dihujat netizen habis-habisan.
Padahal, kata Lucinta Luna, sebelum operasi dilakukan dia pernah meminta kepada dokter yang melakukan operasi agar suara barunya bisa mengalahkan Syahrini.
Farida Nurhan, dokter yang menangani oplas Lucinta Luna pun mengiyakan permintaan tersebut. Malah, dia menjanjikan suara Lucinta bakal seperti Celine Dion.
"Aku kan kemarin request ya sama dokter 'Dok tolong buat suaraku sangat merdu, melengking melebihi Syahrini'," ujar Lucinta Luna ke Farida Nurhan dala video yang beredar di media sosial.
"Iya melebihi Ariana Grande sama Celine Dion kalau perlu, katanya (dokter) 'oke tapi kan tergantung kekuatan pita suara kamu'," beber Lucinta Luna.
Lucinta Luna kemudian mengamini sahutan Farida Nurhan yang menyebut suaranya juga bakal sebagus Celine Dion. Namun, hal itu bergantung pada kekuatan pita suara Lucinta Luna sendiri.
Adapun saat ini suara laki-lakinya masih tersisa karena pita suaranya masih dalam kondisi luka. Sebab itu, ia juga baru bisa bicara pelan-pelan.
"Jadi aku sekarang kalau ngomong harus tarik napas ngomong, maklum ini tembolok masih luka, karena ada jahitan luar sama dalam. Makanya aku kalau ngomong sekarang nggak bisa cepet-cepet," ujarnya.
Baca Juga: Khodam Lucinta Luna Masih Ada Pasca Operasi, Padahal Ngarep Punya Suara Seperti Syahrini
Menambahkan, Lucinta Luna menyebut tak mudah suaranya bisa berubah seketika. Biasanya, butuh waktu 3 bulan pasca operasi baru terdengar perbedaan suaranya.
"Dan juga operasi suara itu nggak mudah langsung hari itu juga jadi. Kebanyakan dari seluruh rumah sakit di dunia ini, kalau operasi suara itu ada tahap-tahapnya khusus, itu maksimal 76 hari setara 3 bulan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
70 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Juni 2026: Sikat Jersey CR7, Diamond, dan Gloo Wall
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Arab, Latin, hingga Waktu Terbaik Membacanya
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Pelaku Penembakan dan Penyerangan Sejumlah Pekerja di Inhu Dibekuk di Batam
-
Ternyata Budaya Kopi Palembang Dipengaruhi Arab, India, Persia dan Tiongkok
-
Recommendation from Mr. Iwamoto: Aksi Militer dengan Unsur Supranatural
-
Cara Mendeteksi Alat Pelacak Tersembunyi Pakai HP Tanpa Aplikasi, Aktifkan Notifikasi Otomatis
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi