Desakan kepada Hotman Paris menjadi pengacara pedangdut Lesti Kejora terkait kasus KDRT yang dilakukan Rizky Billar menguat.
Permintaan publik ini menyusul setelah Hotma Sitompul secara resmi menjadi lawyer Rizky Billar dalam kasus tersebut. Bukan rahasia lagi kalau Hotman Paris dan Hotma Sitompul selalu berseberangan dan jadi 'musuh beuyutan'.
Desakan disampaikan netizen melalui kolom komentar Hotman Paris yang mengunggah video pernyataan Hotma Sitompul yang ingin mendamaikan Billar dan Lesti.
"Apa abang siap jadi pengacara Lesti? lawan dia," tulis @davidsonk***.
"Sepertinya rame kalo tulang Hotman yang jadi pengacaranya Lesti," lanjut @okvandy***.
"Ayo bang jadi kuasa hukum Lesti," seru @saktia***.
"Lawan dong bang. Bantu kak Lesti. Enak aja masa orang KDRT ditangguhkan. Dia harus dihukum setimpal. Biar adil," tutup @desi_***.
Sebelumnya, Hotma Sitompul resmi ditunjuk Rizky Billar usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Jakarta Selatan dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Lesti Kejora.
Hotma Sitompul sedang mengupayakan perdamaiaan antara Rizky Billar dan Lesti Kejora pasca KDRT. Dia juga sedang mengupayakan agar Rizky Billar tidak sampai ditahan.
Baca Juga: Tak Percaya Rizky Billar KDRT, Farhat Abbas Malah Singgung Fisik Lesti Kejora Tidak Cantik
"Kasih contoh aja, jangan dibiarin, jangan ditinggal ya. Sama-sama. itu rumah tangga, udah punya anak lagi,” kata Hotma Sitompul kepada wartawan.
Pada intinya, Hotma Sitompul ingin Rizky Billar dan Hotma Sitompul berdamai dan melanjutkan rumah tangganya. Namun, ucapan Hotma langsung disergah seteru abadinya sesama lawyer, Hotman Paris Hutapea.
"Nasihat bagus. Tapi mau tanya: siapa yang kawin 3 kali dan cerai 3 kali dan tidak mau berdamai? Ini cuma tanya, Om," tulis Hotman Paris sindir Hotma Sitompul.
Momen ini dimanfaatkan netizen menguliti masa lalu Hotma Sitompul.
"Ngomong sih kalem dan bijak. Orang kayak begini yang ngeri," tulis seorang netizen.
Malah, ada yang bilang Hotma Sitompul satu frekwensi dengan Rizky Billar.
"Sefrekuensi dengan apa yang dia lakukan ke pasangannya. Pencitraan di publik begitu sempurna, tapi ternyata...," kata netizen lain.
Lucunya ada juga yang mengorek rumah tangga Hotma Sitompul yang berantakan.
"Rumah tangganya aja berantakan, istrinya dia disia-siakan, sok-sokan menasihati," seru seorang netizen kesal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan