SuaraGarut.id - Laporan pantauan Tim SAR Kaliurung aktivitas erupsi Gunung Merapi masih terjadi berupa guguran susulan.
Warga yang berada di Lereng Gunung Merapai tepatnya Dusun Turno sudah mulai turun ke titik kumpul.
Sementara pantauan BPBD DIY melaporkan, sampai dengan Pukul 14.25 WIB wilayah DIY belum ada laporan terdampak luncuran awan panas Gunung Merapi.
Obyek wisata Tlogoputri sementara ditutup, dan di masing-masing titik kumpul merapi sudah dalam kondisi kesiapsiagaan.
Sementara itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengimbau agar masyarakat menjauhi daerah bahaya jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak.
"Arah angin saat ini ke barat, barat laut hingga utara. Masyarakat diimbau mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik," tulis akun BPPTKG di twetter.
Sebelumnya, Gunung Merapi kembali erupsi mengeluarkan luncuran awan panas yang mengarah ke barat daya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan imbauan agar warga yang berada di lokasi terdampak mengikuti arahan petugas.
Erupsi Gunung Merapi mulai mengeluarkan guguran awan panas terjadi pada hari Sabtu (11/3/2023) sekira pukul 12.12 WIB.
Baca Juga: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 7 Kilometer, Mengarah Kali Bebeng dan Krasak
"Kejadian luncuran awan panas G. Merapi siang ini Setu Legi, 11/03 pukul 12.12 WIB. Perkembangan masih dalam pantauan, utk warga dihimbau jauhi daerah bahaya dan ikuti arahan petugas keselamatan," tulis akun twetter resmi BPBD DIY @TRCBPBDDIY.
Hasil pantauan, BPBD DIY, pukul 12.55 WIB kembali terjadi luncuran awan panas Gunung Merapi mengarah barat daya. Laporan sementara hujan abu meliputi wilayah Kecamatan Selo dan Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
Pantauan BPBD DIY di pos Tunggul Arum, Wonokerto dan Wukirsari Sleman, luncuran awan panas Gunung Merapi kembali terjadi pada pukul 13.29 WIB masih mengarah barat daya ke Kabupaten Magelang.
BPBD mengimbau untuk warga terdampak abu vulkanik agar menggunakan masker dan pelindung mata jika berada di luar ruang.
Gunung Merapi ini letaknya berada di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, bagi warga di sekitar merapi diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas setempat.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Penyelundupan 1.532 Burung dalam Kardus Bekas Digagalkan di Tol Bakter
-
Dituduh Jual Skincare Merkuri, Heni Sagara Seret Buzzer hingga ke Pengadilan
-
Dochi Perkenalkan 'Senjata Baru' Pee Wee Gaskins di Hammersonic 2026, Keyboardist Pindah Haluan
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap