SuaraGarut.id - Pembangunan Tol Getaci yang membentang dari Gedebage Bandung, Kabupaten Garut, Tasik hingga Cilacap mengharuskan sejumlah bangunan tergusur.
Salah satunya, SMAN 8 Garut yang berada di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang akan tergusur oleh proyek Tol Getaci.
Kepala SMA Negeri 8 Garut, Jujun mengatakan, rencana pembangunan jalan Tol Getaci yang akan berdampak pada bangunan sekolah sudah diketahuinya sejak beberapa tahun lalu.
Dirinya mengaku tak bisa melakukan apapun karena bukan menjadi kewenangannya dalam urusan relokasi bangunan sekolah.
"Saya sebagai pelaksana kegiatan belajar mengajar hanya dapat mengikuti kebijakan pemerintah. Tentunya kita mendukung pembangunan jalan Tol Getaci ini," katanya, Selasa (14/3/2023).
Meski begitu, dirinya berharap relokasi SMAN 8 Garut dialihkan ke tempat yang strategis dan mudah dijangkau oleh angkutan umum.
"Harapannya dipindah ke tempat yang mudah dijangkau oleh siswa. Terutama bisa dijangkau dengan menggunakan angkutan umum," katanya.
Menurutnya, SMAN 8 Garut saat ini menempati lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh angkutan umum.
Sehingga siswa yang akan bersekolah bisa dengan mudah mengaksesnya. Jangan sampai di tempat yang baru malah sulit dijangkau siswa.
Baca Juga: Kurangi Angka Kemiskinan, Sekda Garut Berupaya Meningkatkan Akses Masyarakat dengan Produk Keuangan
Selain itu, Jujun berharap, di tempat relokasi nanti diharapkan tanah penggantinya semakin luas.
"Luas tanah yang sekarang hampir satu hektar. Sekolah ini berdiri sejak tahun 1990 dengan jumlah siswa 860 orang," ungkapnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
3 Lampu Emergency Terbaik dan Tahana Lama Sampai 20 Jam, Solusi Listrik Mati dalam Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA