SuaraGarut.id - Seorang buruh pabrik nekad ingin melakukan bunuh diri di tempatnya kerja. Namun niatnya itu berhasil digagalkan rekan kerjanya.
Pemicu buruh pabrik itu ingin mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri membuat para orang tua yang mendengarnya miris.
Salah seorang warga tempat tinggal korban, Asep (32) mengatakan, buruh pabrik tersebut nekad ingin mengakhiri hidupnya karena menjadi korban pencabulan.
"Jadi keterangan dari yang bersangkutan dan sejumlah saksi yang mendampingi. Buruh pabrik itu mau mengakhiri hidup karena jadi korban pencabulan ayah kandungnya," ungkap Asep, Senin (20/3/2023).
Perisitwa itu diketahui warga setempat, kata Asep, setelah korban bersama temannya mengadu ke rumah Ketua RT dan RW pada Sabtu (18/3/2023).
Menurut Asep, korban menjadi korban pencabulan ayahnya sejak duduk di bangku SMP di tahun 2014.
"Korban diancam oleh ayahnya berinisial YN sehingga kejadiannya terus berulang sampai sekarang," ujarnya.
Asep melanjutkan, sebenarnya korban terus menghindar bahkan sempat ngekos di dekat tempatnya kerja. Namun YN selalu datang untuk melampiaskan nafsunya.
"Terakhir korban tinggal di rumah temannya di Wanaraja. Namun YN kembali datang sehingga membuat korban ketakutan dan ingin bunuh diri," ucapnya.
Baca Juga: Tampak Pakai Kursi Roda di Bandara, Kun WayV Alami Cedera Kaki saat Konser
Warga setempat telah menangkap YN dan menyerahkan kasus pencabulan ini ke Polsek Kadungora. Sementara korban memilih tinggal di rumah temannya di Wanaraja.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Deni Nurcahyadi mengaku telah menerima limpahan kasus dari Polsek Kadungora.
"Baru sekarang menerima limpahan kasusnya. Korban dan pelaku akan dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
5 Fakta Mobil Honda Mobilio Nyelonong dan Terbalik di SPBU Bener Sragen
-
Sikapi Konflik AS-Iran, Rhoma Irama: Dunia Ini Hanya Senda Gurau
-
Tragedi Razia Sabung Ayam di Tegal: 7 Fakta Ditemukannya Korban Tenggelam di Sungai Ketiwon
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Jadwal Imsak dan Subuh Hari Ini 3 Maret 2026 untuk Jakarta, Jogja, hingga Jawa Timur
-
3.243 Kasus Kriminal Terungkap dalam Operasi Pekat Musi 2026, Apa yang Terjadi di Sumsel?
-
Rapor Merah Setahun Untuk Kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya
-
Jadwal Imsak Jakarta 3 Maret 2026: Catat Jam Sahur Sebelum Terlambat, Lengkap dengan Doa
-
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, Kontingen Anggar Arab Saudi dan Qatar Tak Bisa Pulang dari Jakarta
-
Catat! Jadwal Imsak dan Waktu Puasa Bandar Lampung Selasa, 3 Maret 2026