/
Senin, 20 Maret 2023 | 19:33 WIB
Harga beras dan cabai di Garut mengalami kenaikan jelang puasa Ramadan 2023.

SuaraGarut.id - Jelang puasa ramadan harga beras dan cabai di Kabupaten Garut, Jawa Barat terus mengalami kenaikan.

Pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan ESDM Kabupaten Garut, kedua komoditas tersebut naik di 15 pasar tradisional.

Hasil survei Disperindag dan ESDM kenaikan merata di sejumlah pasar tradisional mengakibatkan penurunan jumlah penjualan.

"Kenaikan harga ada pada komoditas beras dan cabai. Imbasnya pada penurunan penjualan," kata Kadisperindag ESDM Garut, Nia Gania, Senin (20/3/2023).

Untuk kenaikan harga beras, kata Nia, mencapai Rp.1.500 tiap kilo gramnya. Sedangkan kenaikan harga cabai mencapai Rp.5000 tiap kilo gramnya.

Tadinya, kata Nia, harga beras premium Rp.12,500 mengalami kenaikan menjadi Rp.14.000.

"Kenaikan harga beras ini sudah terjadi selama dua bulan belakangan ini," akunya.

Untuk mengatasinya, Pemkab Garut dan Bulog akan segera melakukan operasi pasar di sejumlah rawan kenaikan harga beras.

"Di bulog ada stok 40 ton beras dan di Dinas Ketahanan Pangan ada stok beras yang akan digunakan untuk operasi pasar," ungkapnya.

Baca Juga: Kemah Bersama di Bogor, Komunitas Motor Honda Gelar Malam Keakraban dan Diskusi Modifikasi

Sementara untuk harga cabai, tadinya Rp.60.000 per kilo gram kini menjadi Rp.65.000 per kilogramnya. 

"Saya sudah koordinasi dengan Dinas Pertanian, bulan depan akan ada panen raya cabai. Sehingga harganya bisa ditekan," pungkasnya.(*)

Load More