SuaraGarut.id- Gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepakbola U-20 2023 disesalkan berbagai kalangan di tanah air, termasuk pemain muda asal Garut Daffa Muhammad Rais.
Daffa yang bergabung di tim Persigar pada ajang Piala Soeratin 2023 Januari lalu, menyayangkan gagalnya Indonesia jadi tuan rumah.
"Sayang sekali padahal ini kesempatan terbaik mendapatkan kepercayaan dari FIFA untuk menggelar sepakbola dunia. Ini akan memacu para pemain muda seperti saya untuk lebih berprestasi," katanya, Kamis (30/03/2023).
Siswa SMKN 1 Garut yang menjuarai lomba freestyle bola Piala Gubernur Jawa Barat Pelajar Juara tahun 2022 itu, membayangkan sanksi berat lagi akan datang dari FIFA bagi Indonesia.
"Saya bukan hanya menyayangkan batalnya gelaran Piala Dunia sepakbola ini di sini, tapi ada yang lebih ditakutkan yaitu adanya hukuman berat bagi sepakbola Indonesia," ungkapnya.
"Bagaimana kalau tidak boleh aktif di kegiatan internasional dengan waktu yang lama, bagaimana nasib kami dan pesepak olah lainnya, " ujar Daffa lagi.
Ia mengaku galau dengan situasi persepakbolaan saat ini, di tengah bayang-bayang sanksi FIFA yang belum pasti.
"Sebentar lagi saya kelar dari sekolah, tadinya saya mantap memilih karir sepakbola. Tapi kalau situasinya seperti ini jadi kacau, kita belum tahu berapa lama hukuman dari FIFA bagaimana kalau tidak boleh aktif 10 tahun? Habislah sepakbola kita," ucapnya.
Meski demikian, ia masih berharap FIFA tidak memberikan sanksi yang berat dan keputusan sanksi itu diputuskan segera, supaya ada kepastian. (*)
Baca Juga: Gabriel Prince Jadi Kandidat Nominasi Piala Maya, Warganet Sindir Dialog Kumur-Kumur
Editor: Mustika Ati
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri