SUARA GARUT - Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan ancaman hukuman ini kepada pacar Mario Dandy ketika sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (5/4/2023).
Kabar tuntutan tersebut disampaikan oleh Kepala kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Syarief Sulaeman Nahdi. Tuntutan tersebut menunjuk kepada AGH yang merupakan anak berkonflik dengan hukum.
Meski masih di bawah umur, AGH terbukti bersalah atas keterlibatannya dalam kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario dan Shane. Bukti tersebut didasarkan pada Pasal 355 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1.
Pasal tersebut berisikan: (1) Penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu, diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.
Jaksa Penuntut Umum menuntut AGH untuk menjalani pidana selama 4 tahun di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).
Dalam hukum sebenarnya AGH justru terancam hukuman penjara selama 12 tahun, namun karena ia masih berusia 15 tahun, maka hukuman diringankan menjadi 4 tahun.
"Menuntut, anak berkonflik dengan hukum AG menjalani pidana di LPKA selama 4 tahun," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Syarief Sulaeman Nahdi membacakan amar tuntutan AG usai persidangan Rabu (5/4/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sementara, dua pelaku lain atas penganiayaan David yaitu Mario Dandy dan Shane Lukas masih dalam penahanan di Polda Metro Jaya.
AGH Pacar dari Mario Dandy Terbukti Terlibat Penganiayaan, Dijatuhi Hukuman 4 Tahun Penjara
Baca Juga: Kriminolog Sebut Fenomena Dukun Slamet karena Masyarakat Kurang Literasi dan Bersifat Serakah
Tuntutan penjara selama 4 tahun dinyatakan oleh jaksa penuntut umum ketika sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (5/4/2023).
Kabar tuntutan tersebut disampaikan oleh Kepala kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Syarief Sulaeman Nahdi.
Tuntutan tersebut menunjuk kepada AGH yang merupakan anak berkonflik dengan hukum.
AGH terbukti bersalah atas keterlibatannya dalam kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario dan Shane, bukti tersebut didasarkan pada Pasal 355 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1.
Pasal tersebut berisikan: (1) Penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu, diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.
Jaksa Penuntut Umum menuntut AGH untuk menjalani pidana selama 4 tahun di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
9 Tips Anti Gagal Mudik Motor Jarak Jauh, Nomor 3 Sering Dilupakan!
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Update Harga Minyak Goreng 2 Liter Jelang Lebaran: Filma, Sunco, dan Tropical Sekarang Berapa?
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026, Cek Tarif Tol Prambanan ke Semarang Per Maret 2026
-
Elkan Baggott Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia, Sumardji Bongkar Alasan John Herdman
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Ari Wibowo Dukung Abu Janda, Nama Shandy Sondoro hingga Anang Hermansyah Ikut Terseret
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Perhimpunan Pergerakan 98: Ini Upaya Pembunuhan
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau