SUARA GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan mengangkat 7 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yang dilaksanakan bersamaan dengan apel gabungan terbatas di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (10/4/2023).
Mereka yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Garut Nomor : 800.1.3.3/Kep.361-BKD/2023 , tanggal : 10 April 2023, yaitu :
1. dr. H. Maskut Farid, MM.
Jabatan Lama : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut
Jabatan Baru : Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia
2. H. Muksin, S.Sos
Jabatan Lama : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jabatan Baru : Staf Ahli Bupati Garut Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik
3. Drs. H. Nia Gania Karyana, M.Si
Jabatan Lama : Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut
Jabatan Baru : Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan
4. H. Usep Basuki, SH., MH.
Jabatan Lama : Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut
Jabatan Baru : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut
5. Drs. Bambang Hapid Arifin, M.Si
Jabatan Lama : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut
Jabatan Baru : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
6. Drs. Ade Hendarsyah, M.M
Jabatan Lama : Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik
Jabatan Baru : Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut
7. Totong S.Pd., M.Si
Jabatan Lama : Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia
Jabatan Baru : Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Garut
Dalam kesempatan ini, Bupati Garut, Rudy Gunawan mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik. Ia mengungkapkan, bahwa masih ada 4 JPTP yang kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yaitu jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, dan jabatan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM
“Nah tentu saya berharap kalau kita di dalam rangka melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan, jadi bisa bekerja dengan sebaik-baiknya,” ucap Rudy.
Ia mengingatkan, agar para pejabat tinggi pratama dapat membaca kembali kedudukannya sebagai pejabat tinggi pratama, dan melihat segala peraturan perundang-undangan yang ada. Ia juga menerangkan, bahwa saat ini pejabat tinggi pratama yang sudah menjabat satu tahun dapat dilakukan evaluasi.
“Pak Sekda sebagai atasan langsung penilai memberikan SKP yang baik, maka saudara tidak punya konsekuensi untuk jatuh ke jabatan administrator. Tapi kalau atasan langsung saya yang menilainya, itu pasti adu argumentasi terlebih dahulu, terutama dengan penilaian bersistem seperti sekarang ini. Bukan saja kepada perjanjian kinerja, tetapi kualitas dari perjanjian kinerja itu,” tandasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Ciri Karet Ban Motor Getas dan Wajib Ganti sebelum Mudik
-
Bupati Rejang Lebong Diduga Terima Suap Ijon Rp980 Juta untuk Kebutuhan Lebaran
-
5 Sheet Mask untuk Mencerahkan Wajah Secara Instan Jelang Lebaran 2026
-
Mantan Akuntan Bongkar "Permainan" Pengadaan Beras Program MBG di Sukabumi: Data Dimanipulasi
-
Purbaya Terburu-buru! Mendadak Prabowo Minta Para Menteri Kumpul di Danantara Sore Ini, Ada Apa?
-
143 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Jateng Jadi Tujuan Utama
-
Merantau di Jakarta: Tutorial Lidah Solo Menaklukkan Soto Manis dan Ayam Geprek Repetitif
-
Polemik Permintaan THR Pengurus RW di Kalideres: Cuma Ikut Tradisi!
-
Tol Jogja-Solo Ruas Purwomartani-Prambanan Siap Fungsional untuk Mudik 2026, Dibuka 16 Maret
-
DPR Dorong Penguatan Baharkam Polri, Fungsi Pencegahan Kejahatan Harus Diperkuat