SUARA GARUT - Akhir-akhir ini media sosial dihebohkan oleh sosok ahli pengobatan patah tulang yakni Ibu Ida Dayak yang berasal dari Kalimantan.
Nama Ibu Ida Daya begitu mencuat pada media publik lantaran pengobatannya yang masih tradisional tanpa memerlukan perlatan medis.
Banyak masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia pun berdatangan ke tempat praktek Ibu Ida Dayak tersebut, yang menginginkan penyembuhan dari penyakit yang dideritanya.
Bersamaan dengan Viralnya Ida Dayak ikut menjadi sorotan Pesulap Merah, Marcel Radhival yang kerap mengungkap metode trik perdukunan.
Walaupun semakin ramainya masyarakat yang mendatangi pengobatan Ida Dayak menurut Pesulap Merah tetap hanya mengacu pada trik penipuan yang dilakukannya.
Pesulap Merah mengatakan, apa yang telah dilakukan Ida Dayak ini hanyalah hal biasa yang dilakukan ahli pijat tulang pada umumnya.
Begitu pun dengan minyak merah yang disebut-sebut sakti, karena bisa mengeluarkan darah kotor hanya dengan mengoleskan dan menggosoknya, dan ternyata hanya minyak biasa.
"Ibu Ida Dayak ini dulu pernah melakukan trik dukun. Dimana, minyak oles yang digunakannya diklaim bisa mengeluarkan darah kotor. Itu hanya trik, dan ini penipuan," pungkas Pesulap Merah seperti dikutip suara.garut.com dari kanal YouTube PESULAP MERAH OFFICIAL pada Selasa, (11/4/2023).
Kemudian Marcel Radhival juga menegaskan kepada Ibu Ida Dayak agar tidak menggunakan kembali trik dukun itu, dan meminta Ibu Ida Dayak untuk segera bertobat.(*)
Baca Juga: Skakmat! Teuku Ryan Tak Berkutik Ketahuan Langsung Oleh Sang Istri, Ria Ricis Kesal: Kamu Lupa Ya..
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf
-
ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan
-
Wardah BB Tint Shade Neutral Fair Cocok untuk Kulit Apa? Ini Review Lengkap dan Keunggulannya!
-
Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?
-
Guru Besar UGM Semprot Kenaikan Tukin TNI-Kemenhan: Pemerintah Pesta, Rakyat Cuci Piring
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi