SUARA GARUT - Tak hanya kemampuannya dalam menyembuhkan, cara Ida Dayak mengobati juga menarik perhatian publik.
Pasalnya, cara Ida Dayak mengobati pasiennya, dilakukan sambil menari-nari. Hal ini tak lazim dilakukan oleh pengobatan manapun.
Sebagian publik menyebut, tarian-tarian Ida Dayak itu merupakan ritual mistis agar pengobatannya manjur.
Namun sekarang terungkap alasannya. Hal ini dijelaskan oleh tokoh terkemuka Dayak Kalimantan, Eda Steven Lalung.
Eda Steven Lalung diketahui salah seorang budayawan Dayak. Ia kerap tampil dalam even-even budaya Nusantara mewakili budaya Dayak.
Tak hanya itu, Eda juga kerap dipercaya melakukan penyambutan dengan adat Dayak ketika ada tamu penting datang ke daerahnya.
Mengenai alasan Ida Dayak selalu menari-nari saat mengobati, dijelaskan Eda kepada Pesulap Merah alias Marcel Radhival.
Eda sengaja mengontak Marcel Radhival untuk menjelaskan budaya Dayak seiring dengan viralnya pengobatan Ida Dayak.
Percakakan antara Marcel dengan tokoh Dayak ini, tayang di akun YouTube Pesulap Merah Official, Senin (10/4/2023).
Baca Juga: 3 Manfaat Bernyanyi untuk Kesehatan Mental, Bisa Tingkatkan Suasana Hati!
Kepada Marcel Eda mengatakan, tarian memang tak bisa dipisahkan dengan budaya Dayak.
Namun terkait tarian Ida Dayak saat mengobati pasiennya, ia mengatakan, itu tak ada kaitannya dengan manjur tidaknya pengobatan.
"Dalam hal ini saya setuju dengan Marcel, Ida Dayak menari-nari hanya sekedar untuk menghilangkan stres saja," kata Eda.
Selain itu, lanjut Eda, Ida Dayak menari-nari tujuannya agar si pasien juga rilek, tidak terlalu fokus kepada rasa sakitnya.
"Dalam pengobatan itu si pasien mungkin mengalami sakit, nah tarian dilakukan agar si pasien rilek dari rasa sakitnya," kata Eda.
Jadi, lanjutnya, Ida Dayak menari-nari saat mengobati, jauh dari unsur mistis. Itu dilakukannya agar ia dan pasien yang akan diobatinya rileks saja.
Itulah penjelasan mengapa Ida Dayak menari-nari ketika melakukan pengobatan. Ternyata tak ada unsur mistis sama sekali. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
BabyMonster Rilis MV 'I Like It': Cara Jenius Taklukkan Musim Panas dengan Keberanian!
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
Cara Pilih Cushion untuk Kulit Berminyak, Lengkap 2 Rekomendasi Terbaik
-
Dari Istana ke Paspor: Mengapa Politik Menentukan Kesempatan Kerja?
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan
-
FH UNY Berdayakan UMKM Desa Galuhtimur Lewat Legalitas Hukum & Inovasi Produk
-
Jawa Tengah Siap Jadi Lumbung Daging Nasional, Wakil Ketua DPRD Ungkap Strategi Kuncinya