SUARA GARUT - Seorang pengendara Toyota Rush inisial N (39) mengalami nasib nahas setelah mobilnya terperosok masuk ke jurang di Kecamatan Singajaya, Garut, Jawa Barat.
Tadinya pria tersebut, berangkat dari Kota Banjar menuju Bekasi dengan menggunakan penunjuk arah google maps untuk menghindari kemacetan.
Namun bukannya mendapatkan jalan pintas untuk mempercepat perjalanan, kendaraan yang dikendarai N malah terperosok masuk ke dalam jurang.
Kepala Polsek Singajaya AKP Sahono mengatakan telah terjadi kendaraan jenis Toyota Rush terperosok masuk ke dalam jurang.
"Saat ini, sopir yang tidak membawa penumpang beserta kendaraannya telah dievakuasi," kata Sahonor, Sabtu (22/4/2023).
Peristiwa tersebut, kata Sahono tidak mengakibatkan korban jiwa. Pengendara hanya mengalami luka ringan.
"Dalam mobil sendirian tidak ada penumpang lain. Usai dievakuasi korban tidak mengalami luka serius," ungkapnya.
Peristiwa nahas tersebut, kata Sahono, bermula saat N berangkat dari Kota Banjar menuju Bekasi.
"Korban menerima informasi kalau jalan utama macet total. Sehingga lebih memilih jalan alternatif dengan menggunakan google maps," ujarnya.
Baca Juga: Ogah Nikah Lagi, Ari Wibowo Ngakak Dituding Pelit Disemprot Netizen: Trauma Menafkahi
Namun saat diperjalanan, google maps malah menunjukkan jalan yang salah sehingga kendaraannya terperosok masuk ke jurang.
"Di google maps mengarahkan pengendara masuk ke Singajaya. Sampai berakhir terperosok ke jurang," ungkapnya.
Saat itu, lanjutnya, pengemudi memasuki jalanan menurun yang cukup tajam. Hingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan akhirnya berkelok ke kanan dan masuk ke dalam jurang.
"Kendaraan korban terperosok ke dalam juarang sekira kedalaman 15 meter," bebernya.
Akibat ketidaktahuan medan jalan akhirnya pengemudi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Surapati, Jumat sekitar pukul 02.30 WIB.
Ia menyampaikan adanya kejadian tersebut sejumlah petugas yang siaga pengamanan Lebaran dibantu masyarakat berupaya mengevakuasi korban dan mobilnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara