SUARA GARUT - Sebuah unggahan video di kanal youtube Politik Nusantara menjadi sorotan publik karena menyangkut isu politik pencapresan Ganjar Pranowo.
Dalam unggahannya, menyebutkan Ganjar Pranowo jadi target pesan berantai musuh-musuh Jokowi yang disebar melalui grup WA.
Terkait kebenaran unggahan video tersebut, redaksi garut.suara.com melakukan cek fakta terkait informasi dan data yang disajikan oleh pembuat konten kreator.
Konten kreator memberikan judul dalam unggahannya "GAWAT!! WASPADA GANJAR MULAI JADI TARGET...PESAN BERANTAI MUSUH2 JOKOWI TERSEBAR LUAS DI GRUP WA," tulisnya dilansir garut.suara.com, Selasa (25/4/2023).
Selain itu, unggahan video tersebut juga diperkuat dengan thumbnail yang bertuliskan "DAPAT BOCORAN DARI PROH MAHFUD WASPADA...GANJAR MULAI JADI TARGET PESAN BERANTAI MUSUH2 JOKOWI TERSEBAR LUAS DI GRUP WA," tulisnya.
Selain itu, isi konten video tersebut juga menarasikan, Calon Presiden Ganjar akan menghadapi rival yang serius ketika berhadapan dengan Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.
Sementara relawan Ganjar akan berhadapan dengan kubu satu arah yakni poros pendukung politik identitas.
Ganjar Pranowo akan dapat mengurus suara nasionalis yang pro Prabowo Subianto dan memindahkan suara religius.
"Isu agama suku dan ras akan menjadi salah satu tantangan Ganjar di Pilpres 2024," katanya dalam narasi video tersebut.
Baca Juga: Motor Anaknya Ditendang Praka ANG di Bekasi, Ayah Pemotor Wanita Beri Maaf: Jangan Diulangi Lagi!
Penjelasan:
Dalam video tersebut tidak mencantumkan informasi atau pun data terkait adanya pesan di grup WA terkait Ganjar Pranowo yang menjadi target musuh-musuh Jokowi.
Sepanjang video itu hanya ada narasi terkait politik identitas yang dilakukan sejumlah tim pemenangan yang nantinya akan menarget Ganjar Pranowo.
Selain itu juga, pembuat konten kreator hanya menggiring opini penontonnya terkait bahaya politik identitas yang akan dilakukan oleh salah seorang calon presiden.
Kesimpulan:
Berdasarkan hasil analisa, konten dalam video dengan judul yang disajikan terkait pesan berantai yang menjadikan Ganjar Pranowo sebagai target musuh-musuh Jokowi ternyata tidak benar.
Sepanjang video tidak didukung dengan data adanya penyebaran isu atau informasi yang menjadikan Ganjar Pranowo sebagai targetnya.
Maka dapat dipastikan unggahan video youtube Politik Nusantara adalah 'misleading' atau menyesatkan.
Pembuat konten hanya menggiring opini terkait ancaman politik identitas di Pilpres 2024.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun