SUARA GARUT - PDI Perjuangan tidak ambil pusing dengan penolakan Prabowo Subianto jadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo.
PDI Perjuangan masih terus menggodok pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 dan menyiapkan skema politik berikut ini.
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kritiyanto merespon pernyataan ketua umum partai Gerindra Prabowo Subianto yang menolak dipasangkan dengan Ganjar pranowo sebagai bakal calon wakil Presiden.
Langkah yang diambil PDI P saat ini hanya mengikuti arahan Presiden Joko Widodo yang menyebut sejumlah nama yang pantas menjadi Cawapres Gencar Pranowo.
Selain itu ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri yang akan memutuskan sosok yang pantas dan akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang.
"Acaranya ada pemahamannya ada komitmen terhadap rakyat bangsa dan negara. Itu proses yang muncul jadi nggak ada proses dijodoh-jodohkan," kata Hasto, Selasa (25/4/2023).
Karena semua itu, kata dia, berjalan dengan natural.
Sebelumnya Prabowo sempat menjelaskan Partai Gerindra sudah cukup kuat untuk menjaga dirinya sebagai calon RI 1 Capres.
"Partai saya agak kuat juga sekarang sudah dicalonkan Capres kecuali nanti ada perkembangan dinamika," kata Prabowo.
Baca Juga: Manchester City vs Arsenal, Guardiola: Kemampuan dan Kualitas Pemain Tentukan Hasil Pertandingan
"Oke jangan berandai-andi pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023. Pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan yakni perolehan kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR," ujarnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam