SUARA GARUT - Belum tuntas kasus viral persoalan oknum pegawai BRIN berinisial APH yang mengancam pembunuhan terhadap jamaah Muhammadiyah, kini institusi yang konon isinya para peniliti ini, kembali diguncang isu korupsi .
Beredar viral sebuah unggahan di akun twitter milik @dhemit_is_back yang menuliskan caption berikut:
"Malam Kemarin Kasus Bang Jago Dari BRIN orang Jawa Timur yang mau bunuh orang Muhammadiyah sekarang Dugaan Korupsi Di BRIN ga tanggung2 8 M tiap tahun GAS YOK @KPK_RI @bpkri
Sumber Berita akun TIKTOK @SekberAirlangga milik Golkar" demikian tertulis dalam dinding akun itu.
Akun tersebut juga melampirkan unggahan video berdurasi 1 menit yang menampilkan saat Waki Ketua Komisi VII DPR-RI Fraksi Golkar Maman Abdurrahman tengah melakukan rapat dengar pendapat menyoroti persolan dugaan korupsi di tubuh BRIN.
"Dan melalui forum yang terhormat ini,dan semoga ini didengar oleh seluruh masyarakat Indonesia, terlebih khusus adalah Komisi Pemberantasan Korupsi, terkhusus adalah Bareskrim Mabes Polri, terkhusus adalah Kejaksaan Agung kita, dan terkhusus adalah Badan Pemeriksa Keuangan kita, segera usut ini, praktek penggunaan dan pemanfaatan anggaran di BRIN!" ujar Maman dalam rapat tersebut.
Selanjutnya dalam tayangan video tersebut, Wakil Ketua Komisi VII DPR itu membeberkan sebuah fakta pada sebuah slide bahwa anggaran program BRIN 2022 itu adalah sebesar 800 miliar per tahun.
Namun menurutnya, berdasarkan evaluasi anggaran yang terserap hanya 100 miliar.
" Pertanyaan yang sederhana menurut saya, kemana sisanya yang 700 miliar itu?" tanya Maman kepada forum rapat.
Kemudian Maman Abdurrahman meminta kepada KPK dan BPK melakukan audit investigasi dan audit forensik atas penggunaan anggaran tersebut.
" Yang kedua saya tegas nih merekomendasikan pergantian kepala BRIN" ujarnya dengan tegas.
Baca Juga: Joy Red Velvet Hiatus dari Semua Jadwal, Fans Minta Konser R to V Ditunda
Berdasarkan penelusuran video rapat tersebut adalah saat Komisi VII DPR-RI melakukan Rapat Dengar Pendapat, 31 Januari 2023.
BRIN sendiri adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional yang dibentuk Presiden Jokowi melalui perpres No 74 tahun 2019.
Dikutip dari website lipi.go.id,tujuan pendirian BRIN adalah untuk mengintegrasikan seluruh lembaga-lembaga penelitian di tanah air termasuk proses manajemen,anggaran dan sumber daya manusia.
BRIN adalah lembaga riset dan inovasi hasil peleburan dari LIPI,BPPT,LAPAN dan BATAN ,terpisah dari Kemenristek dan langsung di bawah Presiden.
Saat ini kepala BRIN dijabat oleh Laksana Tri Handoko mantan kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebelumnya yang dilantik tanggl 28 April 2021. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Bye Komedo hingga Bruntusan! Ini 4 Clay Mask Kandungan Glycolic Acid
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
Menemukan Ketenangan dalam Islam Usai Pensiun, Cerita Bek Nyentrik Abel Xavier yang Mualaf
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
Ikhlas yang Sunyi
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk