SUARA GARUT - Menyedihkan di Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 910 guru PPPK di Papua, sudah lima bulan belum mendapatkan haknya sebagai ASN.
Gaji PPPK yang belum diterima tersebut tersebar di empat Provinsi wilayah Papua sejak Januari 2023.
Tidak adanya kepastian pembayaran gaji PPPK tersebut 20 perwakilan 910 guru PPPK akhirnya mendatangi Kantor Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua di Jayapura, Selasa, (2/05/2023).
Menurut Felisia, dikutif garut.suara.com dari halaman Kompas, mereka diterima subbagian Kepegawaian Hans Manam.
Sayangnya kata Felisia, jawaban pihak terkait masih akan memperjuangkan nasib guru tersebut.
Akibatnya, kata Felisia, nasib guru di Papua, Papua pegunungan, Papua Selatan, dan Papua tengah terlunta-lunta dalam ketidakpastian.
Tersiar kabar, terlunta-luntanya nasib mereka disebabkan belum adanya regulasi terkait penganggaran 910 guru PPPK.
Meski begitu, sebelumnya telah terbit PP Nomor 106 Tahun 2021 tentang pendidikan SMA/SMK sederajat dialihkan dari provinsi ke kabupaten dan kota.
Namun berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun garut.suara.com, yang berwenang terkait itu adalah KemenPANRB.
Baca Juga: Tips Agar terhindar dari Aliran Sesat, Buya Yahya: Jangan Malas Belajar Aqidah
Katanya, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, telah menandatangani surat regulasi 28 April 2023.
Dalam surat tersebut, dinyatakan, guru PPPK resmi dibawah naungan Pemda kabupaten dan kota sejak 11 Januari 2023.
"Kami harus kelaparan dan ngutang sana-sini untuk menutupi kebutuhan seharihari," ungkap guru yang mengajar di SMAN 4 Jayapura Felisia Rosita.
Pihaknya berharap gaji PPPK segera di realisasikan, dalam waktu dekat ini.
Agar kata dia, kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dan tidak ngutang sana sini lagi.
"Kami juga berharap ada perlakuan yang sama seperti PNS," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Clara Bernadeth dan Dayinta Melira Dalami Karakter Sampai Konsultasi ke Ahlinya | NGORBIT
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino