SUARA GARUT - Liver atau hati salah satu organ penting di dalam tubuh kita oleh sebab itu harus selalu kita jaga agar hidup dengan sehat dan bahagia.
Fungsi liver itu sendiri adalah menetralisir atau menawarkan racun, mengatur komposisi darah yang mengandung gula, lemak, protein dan zat-zat lain.
Orang yang punya masalah liver biasanya punya gejala-gajala seperti berikut.
1. Gatal-gatal yang menyeluruh
2. Mudah lelah
3. Perut buncit
4. Blooting atau kembung
5. Jerawat acne bisa juga disebabkan karena penyakit liver
Berikut jenis makanan yang harus dihindari supaya kita terhindar dari penyakit liver.
1. Fruktosa
Fruktosa ini wajib kita hindari, terutama fruktosa buatan, jenis fruktosa buatan sering kali kita sebut hfcf singkatan dari high fructus corn biasanya beberapa orang menyebut dengan fructosa sirup, produk ini banyak dijumpai di swalayan-swalayan.
Jenis fruktosa alami juga terdapat pada buah-buahan, hampir semua buah mengandung fruktosa, ada beberapa buah yang sedikit mengandung fruktosa seperti lemon, alpukat dan golongan berry.
2. Minyak Sayur
Kalau kita dengar vegetable oil itu kesannya sehat karena mengandung sayur.
Minyak sayur ini ternyata dapat membebani liver dan dapat menyebabkan peradangan apalagi kalau digunakan untuk menggoreng.
Minyak ini kaya akan omega 6 dan omega 6 sifatnya pro
inflamatory berbeda dengan omega 3 yang sifatnya anti inflamatory.
Baca Juga: Kapal Feri QUEEN STAR 2 Terbakar Saat Menuju Batam, 62 Penumpang Selamat
3. Maltodekstrint
Jenis makanan ini banyak terdapat diproduk-produk kemasan, seperti snack bar, biscuit. Dijenis-jenis makanan kemasan siap saji banyak sekali mengandung maltode ini, meltode mengandung glikemik indek yang bahkan lebih tinggi dari gula.
4. Frozen Junk Food
Makanan ini mengandung toksin atau racun, terdapat pengembang, pewarna, pengawet, perasa, penstabil, dan termasuk MSG.
5. Soy Protein Isolate
Soy protein isolate atau protein dari kedelai ini banyak sekali terkandung didalam makanan kemasan, snack bar, suplemen kesehatan, menu-menu vegan,daging-dagingan analog atau analog meet. Dan bisa punya potensi meningkatkan estrogen yang tidak baik dalam tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib