SUARA GARUT - Bagi pasangan suami istri yang belum ingin memiliki momongan, menggunakan alat kontrasepsi atau sering masyarakat umum menyebutnya KB, sebagai cara aman untuk mencegah kehamilan
Sekarang ini banyak sekali pilihan metode kontrasepsi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, keinginan dan kenyamanan. Masing-masing metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan.
Di Indonesia secara umum ada tiga golongan metode kontrasepsi ini yaitu KB hormonal, KB non hormonal, KB permanen.
1. KB Hormonal
KB hormonal ini cara kerjanya adalah memasukan hormon sintesis yang mirip dengan hormon yang ada didalam tubuh, yaitu estrogen dan progestogen, sehingga mencegah ovarium melepaskan sel telur hingga tidak bisa dibuahi sel sperma.
Beberapa contoh KB Hormonal:
Pil KB
Ada yang isinya mengandung hormon progesteron, ada juga yang mengandung kombinasi progesteron dan estrogen, pil KB ini cocok digunakan untuk ibu menyusui.
Pil KB ini cukup efektif mencegah kehamilan, tingkat kegagalan sekitar 8%, pil KB ini juga melancarkan silkus mens.
KB Suntik
KB suntik ada dua macam yaitu, KB suntik satu bulan dan KB suntik tiga bulan.
KB ini cocok digunakan untuk ibu menyusui dan cocok juga untuk yang sering lupa minum obat, Kelemahan KB ini mempunyai efek samping sakit kepala, nyeri payudara, siklus menstruasi tidak teratur, jika sudah berhenti membutuhkan waktu lama untuk kembali subur.
Baca Juga: 6 Pejabat Negara yang Dipanggil KPK Buntut Kekayaan Tak Wajar, Ada yang Saingi Sri Mulyani!
Implan
Banyak juga yang menyebutnya KB susuk, kontrasepsi ini berukuran kecil dan berbentuk seperti batang korek api tipis yang dimasukan atau diselipkan dibagian bawah kulit biasanya dilengan bagian atas.
Kontrasepsi ini mampu mencegah kehamilan dalam jangka waktu lama bisa sampai tiga tahun.
2. KB Non Hormonal
Bagi anda yang tidak cocok menggunakan KB hormonal karena siklus mensnya yang tidak teratur, anda bisa menggunakan KB non hormonal.
Berikut beberapa contoh KB jenis non hormonal adalah kondom laki-laki, kondom perempuan, Ayudi dan KB spiral,
3. KB Permanen
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
22 Kode Redeem FC Mobile 7 Februari 2026, Prediksi Hadirnya CR7 dan Messi OVR Tinggi
-
4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek
-
Film Anime To You in the Beyond Siap Sapa Penggemar pada Musim Gugur 2026
-
Seni Melambat: Mengapa Kita Tidak Perlu Selalu Merasa Terburu-buru?
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
5 Cara Memilih Sunscreen Nyaman, Anti Lengket dan Anti Perih di Mata
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan