SUARA GARUT - Tersendatnya penyaluran Tambahan perbaikan Penghasilan (TPP), dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara, di keluhkan guru ASN inisial AN.
Guru ASN Inisial AN, mengeluh TPP yang menjadi haknya masih belum kunjung cair sejak empat bulan terakhir.
Pantauan garut.suara.com dari halaman kalbar.genpi.co, tunjangan itu menjadi andalan menutupi kebutuhan sehari-hari.
"Kalau sekedar gaji, tidaklah dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata guru ASN Inisial AN, dikutip dari kalbar.genpi.co, pada Jumat, (12/05/2023).
Terlebih kata AN, saat pelaksanaan hari raya idul Fitri yang telah berlalu, kebutuhan meningkat tajam, sehingga tunjangan tersebut menjadi andalan.
"Tunjangan itu, tidak setiap bulan cair, naumun bisa di kumpulkan, dan menjadi andalan guna mencukupi kebutuhan yang insidetal," ujarnya.
Besaranya setengah dari 1,2 juta rupiah, untuk yang struktural, jumlah itu bisa jadi berbeda dengan yang menempati jabatan fungsional.
Menanggapi hal ini, Plt Badan Keuangan Pemkab Kayong Utara Tengku Rosinan, pihaknya tengah membuat penyesuaian belanja TPP ASN, dengan adanya pergeseran anggaran.
Hal tersebut perlu dilakukan agar pagu anggaran yang di input di aplikasi SIMONA, tidak melebihi pagu yang di input di SIPD.
Baca Juga: Relawan Jabar Kasep Deklarasikan Dukungan untuk Syaiful Huda Jadi Gubernur Jabar 2024-2029
"Pemkab mengalami pergeseran penganggaran TPP ASN pada Tahun Anggaran 2022," beber Tengku Rosinan.
Mekanismenya sambung Tengku Rosinan, mengikuti ketentuan Permendagri Nomor 84 Tahun 2022.
Masing-masing kriteria ASN tahun 2023, wajib didasarkan pada kertas kerja, imbuhnya.
"Selain memperhatikan kemampuan keuangan daerah juga menyesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Wisatawan Asal Malang Hilang Terseret Ombak di Pantai Sine, Aksi Penyelamatan Berujung Pencarian
-
Sengketa Lahan di Depok, Ini Penampakan Uang Rp 850 Juta di dalam Ransel Hitam
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
22 Kode Redeem FC Mobile 7 Februari 2026, Prediksi Hadirnya CR7 dan Messi OVR Tinggi
-
4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek