/
Jum'at, 12 Mei 2023 | 11:01 WIB
Ilustrasi.Pemkab Kayong Utara Beberkan Penyebab Tersendatnya TPP Guru ASN, Katanya Begini. (Foto: Tangkapan layar/doc.kalbarpos)

SUARA GARUT - Tersendatnya penyaluran Tambahan perbaikan Penghasilan (TPP), dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara, di keluhkan guru ASN inisial AN.

Guru ASN Inisial AN, mengeluh TPP yang menjadi haknya masih belum kunjung cair sejak empat bulan terakhir.

Pantauan garut.suara.com dari halaman kalbar.genpi.co, tunjangan itu menjadi andalan menutupi kebutuhan sehari-hari.

"Kalau sekedar gaji, tidaklah dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata guru ASN Inisial AN, dikutip dari kalbar.genpi.co, pada Jumat, (12/05/2023).

Terlebih kata AN, saat pelaksanaan hari raya idul Fitri yang telah berlalu, kebutuhan meningkat tajam, sehingga tunjangan tersebut menjadi andalan.

"Tunjangan itu, tidak setiap bulan cair, naumun bisa di kumpulkan, dan menjadi andalan guna mencukupi kebutuhan yang insidetal," ujarnya.

Besaranya setengah dari 1,2 juta rupiah, untuk yang struktural, jumlah itu bisa jadi berbeda dengan yang menempati jabatan fungsional.

Menanggapi hal ini, Plt Badan Keuangan Pemkab Kayong Utara Tengku Rosinan, pihaknya tengah membuat penyesuaian belanja TPP ASN, dengan adanya pergeseran anggaran.

Hal tersebut perlu dilakukan agar pagu anggaran yang di input di aplikasi SIMONA, tidak melebihi pagu yang di input di SIPD.

Baca Juga: Relawan Jabar Kasep Deklarasikan Dukungan untuk Syaiful Huda Jadi Gubernur Jabar 2024-2029

"Pemkab mengalami pergeseran penganggaran TPP ASN pada Tahun Anggaran 2022," beber Tengku Rosinan.

Mekanismenya sambung Tengku Rosinan, mengikuti ketentuan Permendagri Nomor 84 Tahun 2022.

Masing-masing kriteria ASN tahun 2023, wajib didasarkan pada kertas kerja, imbuhnya.

"Selain memperhatikan kemampuan keuangan daerah juga menyesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya. (*)

Load More